Rektor UAD Ingatkan Lulusan Soal AI dan Persaingan Dunia Kerja
Sebanyak 2.130 mahasiswa diwisuda UAD, 98% meraih cumlaude. Rektor Muchlas berpesan agar lulusan adaptif menghadapi AI dan dunia kerja.
Ilustrasi truk tangki milik Pertamina yang dibajak./Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebanyak dua mobil tangki biosolar Pertamina dibajak ketika akan memasuki Gerbang Tol Ancol. Mobil tersebut menurut Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III, Dewi Sri Utamii, kemudian dibawa ke lokasi aksi di depan Istana Presiden, Jakarta Pusat pada sekitar pukul 05.00 WIB, Senin (18/3/2019).
“Setelah keluar dari Depo Plumpang mobil tangki menuju pintuTol Ancol, tiba-tiba ada sekitar 10 orang turun dan beberapa oknum yang mencegat dengan kendaraan pick-up dan meminta sopir alias awak mobil tangki untuk turun," kata Dewi saat dihubungi Antara di Jakarta, Senin.
Dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu berkapasitas 32 Kilo Liter (KL) yang akan mengirim biosolar ke SPBU di area Tol Jakarta-Merak.
"Proses laporan hukumnya sudah diproses oleh Patra Niaga," kata Dewi.
Dewi menegaskan bahwa peristiwa ini adalah tindak kriminal karena truk tersebut dirampas dan akan berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 2.130 mahasiswa diwisuda UAD, 98% meraih cumlaude. Rektor Muchlas berpesan agar lulusan adaptif menghadapi AI dan dunia kerja.
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Pemkab Gunungkidul memecat Lurah Bohol Margana setelah kasus korupsi anggaran kalurahan 2022-2024 berkekuatan hukum tetap.
Sebanyak 168 atlet mengikuti Kejurkot Sepatu Roda Kota Jogja 2026. Ajang ini menjadi sarana pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
Raffi Ahmad meminta maaf setelah menghadiri acara Sumpah Pemuda Polda Metro Jaya yang menuai sorotan dan menjadi perbincangan warganet.
Pemda DIY memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk deteksi dini, pemerataan layanan, dan penghapusan stigma terhadap kesehatan jiwa.