BEI Perkirakan Short Selling Bisa Tambah Likuiditas hingga 17 Persen
BEI kembali menerapkan short selling secara bertahap dan memperkirakan transaksi ini berpotensi menambah likuiditas pasar hingga 17 persen.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, MATARAM--Jenazah warga WNA Malaysia yang ikut dalam rombongan wisata ke air Terjun Tiu Kelep, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (17/3/2019) sore, diduga masih terjebak di dalam kawasan.
"Informasinya masih ada satu lagi yang belum dievakuasi, jenazahnya ada di jalur menuju Air Terjun Tiu Kelep," kata Eman, seorang warga Desa Senaru di pintu masuk kawasan wisata Air Terjun Tiu Kelep, Minggu Malam.
Hal senada juga disampaikan Kepala Puskesmas Bayan Rusniatun. Menurut informasi yang dia dapatkan masih ada satu lagi jenazah yang belum dievakuasi dari dalam kawasan Air Terjun.
"Kabarnya begitu, masih ada satu jenazah lagi yang belum dievakuasi dari lokasi air terjun," ujarnya.
Terkait dengan identitas dari WNA Malaysia yang masih terjebak di dalam kawasan masih simpang siur. Belum ada data lapangan yang valid terkait identitas lengkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BEI kembali menerapkan short selling secara bertahap dan memperkirakan transaksi ini berpotensi menambah likuiditas pasar hingga 17 persen.
Jadwal DAMRI dari YIA Kamis 17 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 17 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dari Palur hingga Jogja.
BGN suspend 1.276 SPPG MBG yang belum memenuhi syarat SLHS. Sebanyak 654 SPPG kategori kritis diusulkan ditutup permanen.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
KPK menelusuri alur perintah dan aliran uang dalam dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.