Sudaryono Minta Pemda Sidak SPPG saat Dini Hari, Cek Kebersihan hingga SOP
Kepala BGN Sudaryono meminta pemda sidak SPPG pada jam 2-3 pagi untuk memastikan kebersihan, disiplin, dan keamanan MBG.
Ilustrasi wisuda mahasiswa. (Reuters/Fabian Bimmer)
Harianjogja.com, JAKARTA - Banyaknya mahasiswa penerima bidikmisi yang sukses membuat Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemeristekdikti) menyebut program bidikmisi yang di jalankan pemerintah cukup berhasil.
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, beberapa mahasiswa yang menerima bidikmisi hampir semuanya lulus kuliah tepat pada waktunya. Berdasarkan data yang dia miliki, angka kesusksesan kelulusan dari program ini mencapai 99%.
"Hampir 99% anak bidikmisi berhasil lulus," ujarnya di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta, Jumat (15/3/2019).
Menurut Nasir, angka 1% yang gagal lulus itupun dikarenakan beberapa alasan non teknis. Seperti salah satu kasusnya adalah karena harus menjadi tulang punggung keluarga.
"Yang 1% gagal karena problem rumah tangga mereka," ucapnya.
Menurutnya, ada beberapa mahasiwa penerima bidikmisi yang orang tuanya meninggal. Sehingga untuk menghidupi keluarganya termasuk adik-adiknya mahasiswa tersebut harus bekerja.
"Contoh dia bersama orang tua , orang tuanya meninggal dia tidak bisa membantu keluarga penuh sehingga dia mengundurkan diri," jelasnya.
Lalu alasan kedua adalah karena mahasiswa tersebut bekerja sambil kuliah. Karena terlalu nyaman akhirnya mahasiswa yang bersangkutan lebih memilih kerja terelebih dahulu.
Namun karena terlalu lama, mahasiswa tersebut tidak bisa melanjutkan kuliahnya untuk mendapatkan bidikmisi. Sebab mahasiswa yang bersangkutan terkendala oleh aturan yang menyebutkan jika mahasiswa bekerja lebih dari dua tahun tidak akan bisa melanjutan kulaih dengan bidikmisi.
"Kedua anak bidikmisi di tengah jalan dia kerja. Contohnya mahasiswa ITB. Ternyata kerjaannya lebih baik. Tapi karena kerja dua tahun dia mau balik kuliah. Kena masa study," jelasnya
Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan aturan baru yakni Multi Entry Multi Exit (MEME). Dengan aturan tersebut, mahasiswa penerima bidikmisi ini bisa cuti kuliah selama dua tahun, setelah dirasa cukup mahasiswa tersebut bisa kembali berkuliah.
"Multi entry multy exit. Saya keluarkan aturannya. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik anak anak ini," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kepala BGN Sudaryono meminta pemda sidak SPPG pada jam 2-3 pagi untuk memastikan kebersihan, disiplin, dan keamanan MBG.
Berapa lama powerbank bisa dipakai? Kenali usia baterai, pengaruh panas, dan tanda powerbank sudah harus diganti.
Mario Aji menempati posisi ke-26 FP2 Moto2 Jepang 2026. Izan Guevara tercepat dengan waktu 1 menit 46,950 detik.
Harga emas Pegadaian hari ini 3 Oktober 2026 masih stabil. Cek harga Antam, UBS, Galeri 24 dan buyback semua ukuran.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Indonesia tampil di final sepak takraw dan padel serta masih punya peluang medali dari panjat tebing.
Kenali 6 tanda ban kendaraan harus diganti, mulai TWI, retakan, benjolan, tekanan angin hingga getaran saat berkendara.