Sayembara Begal Jadi Polemik, Yusril Minta Patroli Ditingkatkan
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Foto ilustrasi. /Reuters-Srdjan Zivulovic
Harianjogja.com, JAKARTA--Polisi telah menetapkan artis Sandi Tumiwa sebagai tersangka kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu, bahkan juga dinyatakan positif mengonsumsi narkoba melalui hasil pemeriksaan urine.
"Iya dia [Sandi Tumiwa] positif dari hasil urine dia memakai narkoba," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Adrian Arie di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).
Saat melakukan penangkapan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa alat isap sabu alias bong, telepon genggam dan sisa barang yang digunakan. "BB yang ditemukan 0,23 gram dan alat isap," ujarnya.
Terkait soal sumber kepemilikan sabu-sabu, AKBP Arie mengatakan kalau pihaknya juga langsung menangkap dua orang berinisial IF dan RM di kawasan Jakarta Selatan. Selanjutnya pihak kepolisian akan melanjutkan pemeriksaan.
"Dari hasil pemeriksaan masih sebatas pemakai di dalam penyelidikan dan masih dikembangkan terus," katanya.
Atas perbuatannya itu, kini Sandi Tumiwa telah dijebloskan ke penjara. Dia dikenakan Pasal 112 ayat 1 UU No.35/2009 tentang Narkotika.
Kasus kepemilikan narkoba ini terbongkar setelah polisi menangkap Sandi Tumiwa saat berada di Hotel The Grove, Jakarta Selatan, Jumat (1/3/2019). Dari penggerebekan itu di kamar 1218, lantai 12, polisi turut meringkus rekannya Sandi bernama Mikhael Angelio Yandi Langke.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.
" kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD Sleman mempelajari strategi komunikasi publik yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya,"
Pemkab Banyumas menunggu hasil investigasi Polresta Banyumas terkait ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest di Purwokerto. Korban sementara mencapai sekitar 90 o