Seorang Remaja Jadi Korban Salah Tembak dalam Razia Narkoba di Lokasi Prostitusi

Newswire
Newswire Jum'at, 01 Maret 2019 22:35 WIB
Seorang Remaja Jadi Korban Salah Tembak dalam Razia Narkoba di Lokasi Prostitusi

Ilustrasi/JIBI-Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat

Harianjogja.com, PALEMBANG – Seorang remaja berusia 18 tahun di Palembang diduga menjadi korban salah tembak oleh polisi. Insiden ini terjadi saat petugas gabungan merazia narkoba di kawasan yang ditengarai sebagai sarang prostitusi pada Kamis (28/2/2019) menjelang tengah malam.

"Iya betul ada razia BNNP Sumsel pada saat kejadian. Untuk sementara korban sudah dibawa ke rumah sakit ya," kata Kapolresta Palembang Kombes Pol. Didi Hayamansyah di Palembang, Jumat (1/3/2019).

Korban salah tembak tersebut bernama Akbar Putra. Didi hayamansyah mengatakan, saat kejadian, BNNP Sumsel berusaha masuk ke Jalan Teratai yang dikenal sebagai lokasi prostitusi. Saat itu petugas mendapat penolakan dan dilempari batu. Petugas BNN terpaksa memberi tembakan peringatan.

Setelah petugas BNNP Sumsel kembali, Akbar kaget melihat dadanya tertembak peluru nyasar. Akbar langsung dibawa ke Rumah Sakit Myria Palembang. Proyektil diduga masih bersarang dalam tubuhnya.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Jhon Turman Panjaitan mangatakan lembaganya sudah mendapat kabar salah seorang warga yang terluka. Namun dirinya tidak dapat memastikan apakah dia adalah korban salah tembak atau bukan.

"Benar ada warga yang terluka, saya juga baru mau ke rumah sakit, hari ini operasi. Kalau kesalahan kami, pastilah akan ada tanggung jawabnya. Nanti saya cek dulu," kata Jhon.

Jhon mengakui BNNP melakukan razia bersama Satpol PP Kota Palembang. Ada 47 anggota terlibat, 35 dari BNNP dan 12 dari Sapol PP.

"Kami pas masuk tadi malam diserang sekelompok pemuda. Kami mundur sambil memberi tembakkan peringatan. Razia batal digelar karena kami enggak mau ada keributan," katanya.

"Kami mencurigai lokasi itu jadi sarang pemakaian narkoba. Kenapa? Karena sebelum razia tadi malam kami sudah lakukan upaya persuasif, banyak bong atau alat isab sabu ditemukan," tambah Jhon.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online