Meutya Kecam Israel Tahan Jurnalis RI di Misi Gaza
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
AKBP Rizky Ferdiansyah (kiri) beserta AKP Tony Priyanto (kanan) rilis tindak pidana penyalahgunaan narkoba hasil dari kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) di Mapolres Sleman, Kamis (24/1/2019). Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JAKARTA--Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menemukan narkoba jenis baru atau biasa disebut Ekstasi Diamond.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, narkoba jenis tersebut berasal dari jaringan narkotika Malaysia - Pontianak - Jakarta.
"Jenis narkotika jenis baru, yaitu metoxethamine [MXE] Ekstasi Diamond\' sebanyak sembilan ribu butir," kata Argo kepada wartawan, Senin (25/2/2019).
Argo menyebutkan, penemuan narkoba jenis baru tersebut didapat di salah satu apartemen di Kemayoran, Jakarta Pusat, saat tim melakukan pengembangan kasus narkoba dengan tersangka berinisial SS.
"Saat tersangka SS lakukan transaksi di parkiran salah satu rumah sakit. Setelah disitu dikembangkan di apartemen dan ditemukan narkotika ini," katanya.
Sementara itu, Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan, awalnya pengedar mengirim bahan haram tersebut kepada seorang pelanggan. Namun, tidak berapa lama pelanggan tersebut malah mengembalikan ekstasi jenis baru tersebut, karena memiliki khasiat yang berbeda.
"Jadi awalnya ekstasi diamond ini dikirim tersangka tapi diretur karena katanya beda. Nah kita kirim ke Labfor dan memang benar kandungan ekstasi diamond ini beda dengan ekstasi," ucapnya.
"Jadi ekstasi diamond ini kandungannya bukan MDMA. Dia kandungannya ada tiga. Pertama Metoxethamine [MXE] yang memang masuk narkotika golongan satu. Ada juga kandungan kafein dan ketamin. Jadi kandungannya MXE, kafein dan ketamin," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.