Orang Tua Tak Sadar Anaknya Berpikir Bunuh Diri

Newswire
Newswire Rabu, 16 Januari 2019 12:10 WIB
Orang Tua Tak Sadar Anaknya Berpikir Bunuh Diri

Ilustrasi Bunuh Diri

Harianjogja.com, JAKARTA--Kejadian bunuh diri pada remaja sulit diantisipasi oleh orang tua karena mereka sering tidak sadar akan situasi yang dihadapi anak-anaknya.

Menurut laporan Reuters, tiga dari empat orang tua tidak sadar ketika anak-anaknya memiliki pikiran untuk bunuh diri (suicidal thought). Selain itu, para remaja juga cenderung tidak mengutarakan pikirannya tersebut.

Pada penelitian yang dilakukan oleh Children’s Hospital of Philadelphia AS dan University of Pennsylvania Perelman School of Medicine AS, peneliti mewawancarai 5.137 remaja berusia 11-17 tahun. Peneliti juga mewawancarai orang tua kandung maupun orang tua tiri/wali dari para remaja itu.

Dalam penelitian itu sebagian remaja yang diteliti mengatakan mereka pernah menceritakan mengenai pikiran untuk bunuh diri kepada orang lain.

Namun, ketika sebagian lagi melaporkannya kepada orang tua, hampir setengah dari orang tua partisipan penelitian mengatakan tidak menyadari anaknya berpikir untuk bunuh diri. Bahkan, hampir 76% orang tua tidak mengetahui anak remaja sering memikirkan mengenai kematian.

“Penelitian ini seharusnya bisa membuka mata kita akan pentingnya komunikasi yang terbuka antara orang tua dan remaja,” kata Jason Jones, ketua peneliti, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan keterbukaan akan menciptakan lingkungan keluarga yang suportif, sehingga remaja merasa nyaman untuk menceritakan kegelisahannya.

Faktanya, lebih dari dua per tiga remaja yang mengalami pikiran untuk bunuh diri tidak memperoleh layanan kesehatan mental karena ketidaksadaran di kedua belah pihak. Hal ini disebabkan kurangnya edukasi mengenai kesehatan mental pada usia remaja.

“Remaja harus mengetahui bahwa mereka bisa bergantung pada orang tuanya ketika dia membutuhkan mereka,” kata Jones lagi.

Sebaliknya orang tua juga perlu cepat tanggap apabila anaknya memiliki kondisi mental yang serius. Di Amerika Serikat, bunuh diri merupakan penyebab kematian tertinggi kedua pada usia 10-24 tahun, dan sampai saat ini terus meningkat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online