Puan Sebut Kehadiran Prabowo di DPR Jadi Momentum Strategis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Ilustrasi terorisme/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Satgas Tinombala TNI-Polri masih memburu 10 anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.
Jumlah buronan ini merupakan informasi dari saksi mata kasus mutilasi warga yang dilakukan kelompok MIT.
"Jumlah mereka tidak banyak, hanya 10 orang," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dihubungi, Rabu (2/1/2019).
Kelompok ini, kata Dedi, ditengarai hanya memiliki tiga senjata api.
"Dua senjata laras panjang, satu senjata laras pendek rakitan, sisanya senjata tajam," katanya.
Saat ini Satgas Tinombala TNI-Polri memperluas daerah pengejaran terhadap kelompok tersebut.
"Satgas Tinombala sudah memiliki pola pengejaran, selain fokus di Poso, juga tentunya pelarian mereka di Parigi Moutong (Parimo) menjadi titik pengejaran satgas," ujar Dedi.
Selain itu, satgas juga mengerahkan tim Bina Masyarakat (Binmas) yang bekerjasama dengan elemen masyarakat untuk memberikan pencerahan, edukasi dan pendampingan agar warga Sulteng tidak merasa terancam dengan kelompok tersebut.
"Kami ingin memberikan jaminan keamanan khususnya untuk masyarakat di desa yang berbatasan dengan hutan. Kami lakukan penyekatan dalam rangka memotong jalur distribusi logistik, juga kerja sama dengan masyarakat untuk bisa memonitor lingkungan di sekitar kebun maupun ladang," kata Dedi. Dedi mengatakan, situasi keamanan di Sulteng saat ini masih aman dan terkendali.
"Secara umum (keamanan) bisa dikendalikan aparat dan situasi masih kondusif. Masyarakat dapat melaksanakan aktivitasnya sehari-hari baik berkebun, pergi ke ladang," kata Dedi.
Kelompok MIT kembali berulah dengan dugaan melakukan pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang warga Sulteng pada Minggu, 30 Desember 2018. Selain itu, kelompok ini juga menembak dua polisi yang tengah mengevakuasi jasad korban mutilasi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.