PHK Industri Tak Hanya Dipicu Harga Gas, Ini Penjelasan Said Iqbal
Said Iqbal menegaskan PHK industri tidak hanya dipicu harga gas, tetapi juga konflik global, daya beli melemah, dan relokasi investasi.
Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc)./JIBI-doc
Harianjogja.com, JAKARTA- Survei mengenai elektabilitas capres dan cawapres peserta Pilpres 2019 kembali mengunggulkan pasangan Jokowi-Ma\'ruf Amin.
Hasil survei lembaga Indonesia Elections and Strategic (indEX) Reasearch menunjukkan hasil, pasangan Joko Widodo-KH Ma\'ruf Amin mengungguli Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan elektabilitas terpaut jauh, yakni lebih dari 20 persen pada Pilpres 2019.
Temuan lembaga survei indEX Research menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf mencapai 54,6 persen, sedangkan Prabowo-Sandi hanya sebesar 30,6 persen. Sementara, sebanyak 14,8 persen pemilih masih tidak tahu atau tidak menjawab. Sekadar diketahui, hasil Pilpres 2014 menunjukkan Jokowi-JK meraih suara 53,2 persen dan Prabowo-Hatta 46,8 persen.
“Berbeda dengan Pilpres 2014, posisi Jokowi saat ini adalah figur petahana sehingga lebih banyak diuntungkan,” jelas Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/12/2018).
Sebagai presiden, kata Vivin, Jokowi telah banyak meluncurkan kebijakan strategis dan menguasai sumber daya untuk dapat memenangkan Pilpres 2019.
Karena itu, Vivin menyatakan, untuk menggerus dukungan terhadap petahana, kubu oposisi kerap menuduh pemerintahan Jokowi-JK bersikap memusuhi umat Islam, melayani kepentingan asing, hingga informasi bohong (hoaks) bahwa Jokowi keturunan PKI.
“Pemilihan Kiai Ma’ruf sebagai cawapres relatif berhasil menetralkan serangan-serangan oposisi,” lanjut Vivin.
Kiai Ma’ruf adalah ulama senior Nahdlatul Ulama (NU), organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar di Indonesia. Sebelumnya Kiai Ma’ruf dikenal sebagai figur kuat di balik gerakan 212 yang menumbangkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada pemilihan umum kepala daerah (pilkada) di DKI Jakarta dengan tuduhan penistaan agama.
“Ahok adalah sekutu kuat Jokowi dari masa menjabat sebagai Gubernur di DKI,” ungkap Vivin.
Survei indEX Research dilakukan pada 11-20 November 2018, dengan jumlah responden 1200 orang. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Said Iqbal menegaskan PHK industri tidak hanya dipicu harga gas, tetapi juga konflik global, daya beli melemah, dan relokasi investasi.
Fadli Zon dorong Museum Pos Indonesia di Bandung jadi cagar budaya nasional karena nilai sejarahnya yang penting bagi bangsa.
KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai tersangka OTT terkait suap proyek dan gratifikasi senilai Rp3,5 miliar.
Witan Sulaeman resmi perpanjang kontrak 3 tahun di Persija Jakarta. Siap tampil maksimal di bawah pelatih Shin Tae-yong.
Harga iPhone Juli 2026 di iBox turun, terutama iPhone 16e. Simak daftar lengkap harga terbaru dan seri baru iPhone 17e.
BMKG menyebut Siklon BAVI memengaruhi cuaca DIY. Prakiraan 5-7 Juli cerah berawan, namun gelombang laut selatan berpotensi tinggi.