Prabowo - Narendra Modi Resmikan Kolaborasi Konservasi Candi Prambanan
Prabowo dan Narendra Modi meluncurkan kolaborasi Indonesia-India untuk konservasi Candi Prambanan, termasuk revitalisasi candi perwara.
Peserta Reuni 212 padati Monas dan sekitarnya./Okezone.com-Heru Haryono
Harianjogja.coom, JAKARTA- Anggota Komisi I DPR RI dari partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukamta mengatakan reuni akbar 212 yang digelar di lapangan Monas Jakarta diharapkan menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk menjadi lebih baik lagi.
Dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Minggu , Sukamta yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPR RI itu menambahkan bahwa banyak pelajaran yang bisa dilaksanakan dalam aksi 212 ini, sehingga layak direfleksikan maknanya.
"Persatuan, pengorbanan dan perjuangan adalah beberapa hal yang ada dalam aksi 212. Jadi aksi ini bukan soal SARA, tapi tentang bagaimana elemen-elemen bangsa merekatkan jiwa-jiwa mereka dalam satu aksi," kata Sukamta.
Hal-hal inilah, lanjut dia, yang perlu terus dipertahankan dan diejawantahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sama seperti para pendahulu bangsa yang telah berjuang, berkorban dan bersatu demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan NKRI.
Yang juga penting digarisbawahi, katanya, bahwa aksi ini merupakan wujud konkret pembelaan terhadap Pancasila, khususnya sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.
"Oleh karena itu, kita semua berharap reuni 212 nanti bisa tetap berjalan dengan lancar, tertib, damai dan menghasilkan hal-hal bermanfaat bagi umat, bangsa dan negara seperti aksi 212 sebelumnya," harap wakil rakyat dari Dapil DI Yogyakarta ini.
Sebelumnya, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menegaskan bahwa partainya akan terus menjaga dan mendukung para ulama khususnya terkait agenda reuni akbar 212 ini.
Sesuai keputusan PKS, kader PKS diminta hadir menyukseskan reuni 212 tanpa membawa atribut partai demi menjaga kebersamaan dan menghindari tuduhan yang tidak perlu, yang akan merusak tujuan acara.
Sohibul Iman menyebutkan gerakan 212 merupakan wujud kecintaan umat Islam pada keutuhan bangsa ini dari ancaman disintegrasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo dan Narendra Modi meluncurkan kolaborasi Indonesia-India untuk konservasi Candi Prambanan, termasuk revitalisasi candi perwara.
Dispar Bantul menyiapkan penataan lanjutan PKL Pantai Parangtritis melalui surat edaran. Pedagang diminta membongkar lapak yang melanggar aturan.
Mahasiswa perlu mendapatkan pemahaman SNI dan mendorong lulusan memiliki sertifikat kompetensi agar siap bersaing di dunia kerja.
Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS kembali menghadirkan berbagai penawaran spesial bagi pasangan yang ingin mewujudkan pernikahan impian.
Said Iqbal mengusulkan penghapusan pajak JHT, THR, dana pensiun, dan pesangon kepada Menteri Keuangan demi meningkatkan kesejahteraan buruh.
PM India Narendra Modi berjanji kembali ke Indonesia sebelum 2029 untuk meresmikan Candi Prambanan setelah restorasi bersama rampung.