Sering Mengorok pada Orang Obesitas Bisa Jadi Tanda OSA
Kebiasaan mengorok pada orang dengan obesitas perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan OSA dan meningkatkan risiko fibrilasi atrium.
Tim Puslabfor Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah kios tempat perisitiwa pembunuhan keluarga Daperum (Gaban) Nainggolan, di Jatirahayu, Bekasi, Selasa (13/11/2018). (Antara - Risky Andrianto)
Harianjogja.com, JAKARTA – Hasil pemeriksaan, Penyidik Polda Metro Jaya mengungkapkan tersangka HS membunuh keluarga Diperum Nainggolan atau Gaban Nainggolan seorang diri atau tanpa bantuan orang lain.
"Sementara sendiri [membunuh korban]," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Jumat (16/11/2018).
Namun Argo mengatakan polisi akan mengembangkan temuan dan informasi untuk memastikan HS melakukan kejahatan seorang diri atau bersama orang lain.
Diungkapkan Argo, tersangka HS membunuh keluarga Diperum termasuk istri dan dua anaknya menggunakan linggis.
Setelah membunuh korban, tersangka membuang linggis ke Sungai Kalimalang kemudian melarikan diri ke Garut Jawa Barat.
Argo menuturkan polisi kesulitan mencari barang bukti linggis itu karena kondisi aliran air Kalimalang cukup deras.
Dikatakan Argo, namun polisi telah menemukan barang bukti lainnya untuk menetapkan HS sebagai tersangka seperti celana, bercak darah, kendaraan, telepon seluler, dan uang tunai.
Dari hasil pemeriksaan sementara menurut Argo, HS menghabisi nyawa keluarga Diperum lantaran sakit hati dan dendam akibat sering dimarahi korban.
Petugas menangkap HS saat melarikan diri ke Garut Jawa Barat pada Rabu (14/11/2018) malam setelah membunuh keluarga Diperum.
Diketahui, satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri yakni Diperum Nainggolan, 38, Maya Boru Ambarita, 37, serta dua anaknya, Sarah Boru Nainggolan, 9, dan Arya Nainggolan, 7, ditemukan meninggal dunia akibat pembunuhan.
Para korban tergeletak di rumahnya Jalan Bojong Nangka RT 2 RW 7 Pondok Melati Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11/2018) pagi.
Tersangka HS tercatat masih kerabat dekat dari istri Diperum yang juga menjadi korban pembunuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebiasaan mengorok pada orang dengan obesitas perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan OSA dan meningkatkan risiko fibrilasi atrium.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.