Gunungkidul Siapkan Strategi Cegah Gagal Panen Saat Kemarau
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek
Aksi Bela Tauhid 211 di areal Patung Kuda, depan kantor PT Indosat hingga Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (2/11/2018). /Suara.com-Adit Rianto
Harianjogja.com, JAKARTA- Aksi Bela Tauhid 211 di areal Patung Kuda, depan kantor PT Indosat hingga Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (2/11/2018) diwarnai pendemo cilik. Mulai dari usia 11 bulan hingga enam tahun ikut dalam aksi tersebut.
Anak-anak yang tampak berunjuk rasa bersama orang tuanya, turut mengenakan atribut demo seperti ikat kepala bertuliskan kalimat Tauhid, baju gamis, dan peci.
Di tengah kerumunan ribuan massa, anak-anak tersebut tampak terhimpit oleh pendemo dewasa yang lalu lalang.
Bahkan, satu pendemo cilik bernama Naufal, 6, dikabarkan terpisah dari orang tuanya.
Salah satu orator dari mobil aksi sempat mengumumkan pihaknya menemukan Naufal yang terpisah dari ayahnya, Juned.
Untuk Bapak Juned dari Pinang Ranti harap menemui anaknya di mobil orasi, kata seorang orator yang tidak terlihat sosoknya dari kejauhan.
Ribuan massa dari berbagai daerah di Jabodetabek, Cirebon, hingga Garut, mengikuti aksi Bela Tauhid 211 di areal Patung Kuda, depan gedung PT Indosat, Jalan Medan Merdeka Barat.
Rencananya, massa akan berunjuk rasa depan Istana Merdeka, tetapi kawat berduri dan jajaran polisi menghalau gerak massa di dua ruas jalan depan Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata.
Aksi dimulai usai ibadah Jumat pada pukul 13.00 WIB dan rencananya berakhir pada pukul 18.00 WIB.
Irwan Syaifulloh, salah satu orator yang mengaku dari elemen gerakan 212, mengaku tuntutan mereka agar pemerintah mengakui bahwa pelaku membakar bendera bertuliskan kalimat Tauhid, bukan bendera kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Ia juga mengatakan, massa meminta agar pemerintah berlaku adil dan menindak pelaku dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.