Macan Kumbang Masuk Permukiman di Batang, BKSDA Tambah Kamera Trap
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Warga mengambil sisa-sisa bangunan yang masih bisa digunakan di lokasi terdampak pergerakan atau pencairan tanah (likuifaksi) di Balaroa Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (14/10/2018)./ANTARA FOTO-Yusran Uccang
Harianjogja.com, SIGI-Jalur darat di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah hingga saat ini masih putus akibat tanah longsor pada Sabtu (20/10/2018).
"Kami sekarang ini lagi antre untuk menuju Palu dengan menggunakan helikopter, sebab jalur Salua-Sadaunta di Kecamatan Kulawi belum bisa dilewati karena tertimbun tanah longsor," kata Idin Massa, seorang relawan asal Kabupaten Banggai yang sebelumnya mengantar bantuan untuk korban gempa di Kecamatan Kulawi kepada Antara melalui telepon genggam di Sigi, Senin (22/10/2018).
Ia mengatakan dalam dua hari terakhir ini banyak warga, termasuk para relawan penanganan dampak gempa bumi, terjebak longsor. Mereka hanya bisa ke Kota Palu dengan menggunakan helikopter milik swasta.
"Tapi karena jumlah warga yang antre cukup banyak, maka evakuasi dilakukan secara bertahap sejak dari hari Minggu [21/10/2018]," kata dia.
Berdasarkan informasi, jalur jalan provinsi yang menghubungkan Kota Palu dengan Kecamatan Kulawi putus total akibat tanah longsor, akhir pekan lalu.
Sekitar 13 di antara 18 titik sepanjang jalur antara Desa Salua-Sadaunta tertimbun longsor cukup parah sehingga perlu waktu untuk menormalkan jalur tersebut.
Sebagian masyarakat, kata Idin, terpaksa jalan kaki selama tiga jam menyusuri hutan dan aliran sungai yang bermuara di Sungai Gumbasa untuk melewati jalur tersebut.
"Tidak ada jalan alternatif. Masyarakat harus jalan kaki agar bisa melanjutkan perjalanan ke Kota Palu dan sebaliknya ke Kulawi," kata dia.
Tanah longsor mengakibatkan empat kecamatan di Kabupaten Sigi, yakni Lindu, Kulawi, Pipikoro, dan Kulawi Selatan kembali terisolasi. Pendistribusian bantuan logostik, berupa makanan dan tenda sekolah, di empat wilayah tersebut terpaksa melalui udara.
Selain tanah longsor, banjir menerjang Desa Salua akibat sungai di wilayah itu meluap, menyusui hujan lebat mengguyur selama beberapa hari terakhir ini.
Bencana alam tersebut tidak menelan korban jiwa, kecuali beberapa rumah rusak dan terendam banjir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026
Desain iPhone 17 Pro kini menginspirasi HP Android. Huawei Nova 16 SE, Itel Power 80, HMD Asha 305, dan Oppo A7 Pro Max hadir dengan harga mulai Rp1 jutaan.