Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno saat deklarasi di Kertanegara, Kamis (9/8/2018) malam. /Antarafoto-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, TANGERANG SELATAN- Massa mengambang menjadi incaran peserta Pilpres 2019. Jurus kampanye damai jadi andalan.
Calon Wakil Presiden RI nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno siap merebut massa mengambang (swing voters) di Pemilihan Presiden 2019 dengan kampanye damai dan sejuk.
Menurut pasangan dari Prabowo Subianto bahwa saat ini terdapat 30% massa mengambang dari warga di Indonesia.
"Masih ada yang ragu memilih Prabowo-Sandi. It\'s oke. Ada sekitar 30 persen dari warga di Indonesia yang ragu memilih A atau B," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Sabtu (20/10/2018).
Dia menyampaikan saat kampanye di Adin House, Tangerang Selatan Sabtu, Sandiaga menuturkan akan meyakinkan massa mengambang ini dengan cara seperti yang disebutkan Prabowo Subianto. Pertama dengan melakukan kampanye sejuk, kampanye teduh, kampanye yang mempersatukan, dan kampanye berdamai.
"Kampanye berdamai, bersatu saja belum sukses, apalagi kalau kita terpecah belah sebagai bangsa," kata Cawapres yang diusung oleh partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat.
Menurut Sandiaga, kampanye damai dan sejuk ini dilakukan dengan menjaga hati. Kampanye tidak dengan menjelekkan orang lain bahkan menjatuhkan orang lain.
"Biar diserang, jangan dibalas. Negatif ditambah negatif bukan membangun, jaga hati kita," katanya.
Cara kedua, kata Sandiaga, dengan membenahi ekonomi bangsa. Dia menjelaskan alasan mengapa ekonomi perlu dibenahi, karena masyarakat mengeluhkan harga bahan pokok serba mahal. Selain itu, generasi milenial mengemukakan kesulitan mencari kerja.
Dengan dua faktor tersebut, Sandiaga menuturkan, Prabowo-Sandiaga memotivasi dengan tidak menjadi bagian dari masalah, namun menjadi solusi.
"Prabowo-Sandi hadirkan semangat wirausaha, berpihak. pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah [UMKM]. Membantu usaha kecil, kita bangkitkan, kita buka lapangan kerja," kata mantan Wagub DKI Jakarta.
Sandiaga menegaskan, Prabowo-Sandiaga menitikberatkan untuk mendorong pembukaan lapangan kerja dengan wirausaha dan kebijakan ekonomi yang melindungi.
"Kita ambil alih kendali ekonomi untuk Indonesia adil dan makmur. Prabowo-Sandi bisa mengelola ekonomi, industri lebih maju, lapangan kerja dibuka dan perusahaan-perusahaan kita pastikan untuk lapangan kerja anak bangsa. Kita tidak izinkan perusahaan asing bawa tenaga kerja asing, fokus pada anak bangsa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Xavi Hernandez resmi menjadi pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030. KNVB mengakhiri tradisi 48 tahun tanpa pelatih asing.
Prabowo menyebut realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931 triliun dan menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja.
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Kebakaran Gunung Bromo mencapai 1.069 hektare. Tiga helikopter telah mengguyur 31.000 liter air lewat 16 rit penerbangan.
Prabowo memastikan program Makan Bergizi Gratis atau MBG terus dilanjutkan dengan perbaikan dan efisiensi untuk memenuhi gizi anak Indonesia.