PKB Kumpulkan 250 Pesantren, Bahas Kasus Kekerasan Seksual
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Ilustrasi banjir./Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, PEKANBARU-Banjir di dua daerah di Provinsi Riau, yakni Kabupaten Rokan Hulu dan Bengkalis, yang terjadi sejak pekan lalu kini mulai surut.
"Di Rokan Hulu [banjir] sudah surut, dan di Bengkalis juga mulai surut," kata Kepala Bidang Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Jim Gafur di Pekanbaru, Selasa (16/10/2018).
Banjir di Bengkalis mulai terjadi sejak 12 Oktober 2018, menggenangi sedikitnya 1.500 rumah dengan ketinggian air berkisar 20 sampai 60 CM. Ada 15 desa dan kelurahan yang kebanjiran akibat curah hujan yang tinggi, ditambah dengan air pasang dari laut karena Bengkalis merupakan sebuah pulau di pesisir Provinsi Riau.
Fasilitas umum, perkantoran pemerintah dan rumah ibadah juga ikut kebanjiran. Bahkan, banjir juga mengganggu aktivitas di 17 sekolah.
Lokasi banjir antara lain di Desa Teluk Latak, Pedekik, Damon, Senggoro, Wonosari, Sebauk, Simpang Ayam, Meskom, Deluk, Jangkang, Bantan Sari, Bantan Air, Ulu Pulau, Pambang Baru dan Kelurahan Batu Panjang di Pulau Rupat.
Rupat merupakan daerah berupa pulau yang terpisah dari Bengkalis. Banjir di daerah itu menggenangi 60 rumah akibat dari tingginya curah hujan dan tersumbatnya Sungai Penebak.
Kabupaten Rokan Hulu juga banjir akibat Sungai Rokan meluap sehingga membanjiri ratusan rumah. Bahkan, ada 50 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi.
Jim mengatakan korban bencana banjir sedikitnya ada 368 KK yang terdiri dari 1.456 warga yang menjadi korban banjir.
Menurut Jim, banjir luapan Sungai Rokan terjadi akibat curah hujan tinggi dan peningkatan debit air kiriman dari daerah hulu di Provinsi Sumatera Barat.
Banjir yang cukup parah terjadi di Kelurahan Rokan IV Koto Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, yang mengakibatkan puluhan KK terkena dampak.
"Yang mengungsi 50 KK ke rumah keluarga yang terdekat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.