Seragam Baru Jukir Solo Dikritik, Wali Kota Singgung QRIS
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Atiqah Hasiholan./Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA- Kabar aktivis Ratna Sarumpaet benar-benar dianiaya hingga babak belur viral di media sosial. Meski Ratna telah mengakui dia tak pernah dianiaya melainkan lebam karena operasi sedot lemak.
Sejumlah hasil bidik layar percakapan grup WhatsApp pendukung Capres – Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, mengenai Ratna Sarumpaet viral di media-media sosial.
Dalam obrolan di grup WhatsApp itu, disebutkan Ratna Sarumpaet benar-benar dianiaya. Namun, ada pihak yang menekannya, bahkan mengancam memerkosa serta membunuh sang putri, Atiqah Hasiholan, kalau Ratna berani membeberkan perkara tersebut.
Berikut isi pesan berantai di grup WhatsApp itu:
"WA dari teman kita: Gue udah telp X ajudan PS penganiayaan itu memang terjadi cuman ratna di tekan sama pemerintah, dia di bawah ancaman, Atika Hasiholan mau dibunuh dan diperkosa di depan Ratna. Info Ring 1 Valid."
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre Rosiade menegaskan, pesan berantai yang mencatut nama ajun Prabowo Subianto itu bohong alias hoaks.
"Keterangan yang benar itu keterangan dari Pak Prabowo, tak ada ajudan bilang begitu. Itu bisa-bisanya saja orang bikin hoaks broadcast," kata Andre kepada Suara.com, Jumat (5/10/2018).
Saat ditanyakan perihal adanya indikasi ”permainan” dari lawan politik, Andre enggan berkomentar. Dirinya memastikan, kubu Prabowo – Subianto dan semua pihak mengikuti proses hukum yang sedang dijalankan Ratna Sarumpaet.
"Biarkan proses hukum berjalan, kan nanti Mbak Ratna diperiksa ditanyakan motifnya apa, tunggu saja lah," pungkasnya.
Untuk diketaui, Ratna Sarumpaet sempat mengklaim dirinya dianiaya sejumlah orang tak dikenal di Kota Bandung, Jawa Barat. Belakangan, ia mengakui penganiayaan itu adalah kebohongannya.
Alhasil, Ratna Sarumpaet menjadi tersangka dalam kasus penyebaran kebohongan alias hoaks. Ia juga ditangkap saat hendak terbang ke Chile, di Bandara Soekarno – Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/10/2018) malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.