ATSI: Penerapan MNP di Indonesia Bisa Butuh Waktu 34 Tahun
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, JAKARTA - Pulau Sumba Provinsi Nusa Tenggara Timur beberapa kali diguncang gempa bumi dengan magnitudo 5,2; 5,3; 6,0 dan 6,3 pada Selasa (2/10/2018) pagi.
Informasi dari Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima di Jakarta, Selasa, pada pukul 07.16.44 WIB terjadi gempa bumi berkekuatan 6,3.
Episenter gempa berada di 10.57 Lintang Selatan (LS) dan 120.22 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 Kilometer.
Sebelumnya terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 pada pukul 06.59.42 WIB pada posisi episenter 10.57 LS dan 120.25 BT atau 66 kilometer barat daya Sumba Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Sebelumnya pada pukul 06.27.06 WIB juga terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 di Sumba dengan episenter 10.48 LS dan 120.24 BT serta kedalaman 10 kilometer.
Atau sekitar 56 kilometer Barat Daya Sumba Timur, 125 kilometer Tenggara Sumba Tengah, 131 kilometer Tenggara Sumba Barat, 375 km Barat Daya Kupang NTT.
Pada pukul 06.12.03 WIB, Sumba juga diguncang gempa magnitudo 5,2 pada episenter 10.56 LS dan 120.20 BT dengan kedalaman 10 kilometer.
Menurut BMKG gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.