Kisah Pilu Fendi, Seketika 11 Keluarganya Lenyap Ditelan Gempa dan Tsunami

Newswire
Newswire Minggu, 30 September 2018 05:50 WIB
Kisah Pilu Fendi, Seketika 11 Keluarganya Lenyap Ditelan Gempa dan Tsunami

Gempa bumi Donggala, Sulawesi Tengah. /Ist-BNPB

Harianjogja.com, PALU- Tragis apa yang dialami Fandi, warga Kota Palu, Sulawesi Tengah. Akibat gempa dan tsunami sebanyak 11 keluarganya lenyap ditelan bencana.

Gempa bumi dan tsunami meluluhlantakan Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018). Sepenggal kisah haru datang dari salah satu keluarga yang menjadi korban.

Fandy (22) warga Pengawu, Kota Palu mengungkapkan, kini ia telah kehilangan 11 anggota keluarganya yang pada saat kejadian bencana berada persis di Pantai Talise. Ketika gempa mengguncang, saat itu sedang ada festival Pesona Palulomoni di Pantai Talise.

"Keluarga saya 11 orang hilang di sini [Pantai Talise]. Sudah cek bongkar pasang [mencari dalam reruntuhan bangunan] tidak ada," tutur Fandy dengan nada sedih saat ditemui Suara.com-jaringan Harianjogja.com di Pantai Talise, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9/2018).

Dengan mata sembab, Fandy mencoba menceritakan detik-detik ibunya sedang berjualan pisang goreng di acara festival Pesona Palulomoni. Sementara, keluarganya yang lain sedang membantu ibunya itu berjualan.

Fendy sendiri saat itu sedang menjadi juru parkir di acara festival itu. Saat gempa melanda, Fendy langsung teringat anak istrinya di rumah dan langsung bergegas pulang.

"Saya ingat anak istri saya di rumah. Terus saya lihat air sudah di sini, berkejar sudah air," ujarnya.

Berjam-jam dia mencari 11 anggota keluarganya itu. Namun demikian, belum satupun anggota keluarganya itu ketemu.

"Titik terangnya belum ada ini keluarga ini. Tadi ada cuma salah, adik sepupu, salah angkat. Mayat kan sudah tidak bisa dikenali, sudah bengkak," ujar Fendy.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online