76 Desa Terancam Kekeringan, Sumenep Tetapkan Status Siaga
Pemkab Sumenep tetapkan status siaga kekeringan selama 6 bulan. Sebanyak 76 desa di 19 kecamatan berpotensi krisis air bersih.
Bakal capres cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo (kanan) dan Ma\'ruf Amin saat tiba di RSPAD untuk tes kesehatan yang diselenggarakan KPU, Jakarta, Minggu (12/8). /ANTARA-Akbar N
Harianjogja.com, JAKARTA-Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden RI Joko Widodo/Ma\'ruf Amin optimistis dapat memenangkan pasangan ini di Provionsi Jawa Timur pada Pemilu Presiden 2019.
"Kami tidak khawatir dengan pernyataan Tim Kampanye Prabowo/Sandiaga karena sudah lebih dahulu membangun komunikasi intensif dan melakukan konsolidasi di Jawa Timur," kata Sekretaris TKN Pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden RI Jokowi/Ma\'ruf, Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Jumat (28/9/2018).
Hasto Kristiyanto mengatakan hal itu menjawab pertanyaan pers menanggapi pernyataan Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden RI Prabowo/Sandiaga yang menyatakan akan berkonsentrasi untuk memenangkan pasangan itu di Jawa Timur pada Pilpres 2019.
Sebelumnya, Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa Jawa Timur adalah kunci kemenangan pasangan Prabowo/Sandiaga sehingga akan berkonsentrasi di provinsi tersebut.
Menurut Hasto Kristiyanto, TKN Jokowi/Ma\'ruf sudah lebih dahulu membangun komunikasi intensif dan melakukan konsolidasi di Jawa Timur, sedangkan dari tim yang lain, baru Sandiaga dan Zulkifli yang bergerak, melakukan safari ke Jatim.
Dari hasil survei yang baru dipublikasi, kata Hasto, pasangan Jokowi/Ma\'ruf memiliki elektabilitas sangat tinggi, lebih dari 70 persen dari Jawa Timur.
"Kami berani menargetkan di Jawa Timur dapat memperoleh suara sampai 75 persen," katanya.
Hasto mengklaim pasangan Jokowi/Ma\'ruf didukung oleh banyak tokoh mulai dari kiai dan pimpinan pondok pesantren, pimpinan partai politik pendukung, hingga elemen masyarakat lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Sumenep tetapkan status siaga kekeringan selama 6 bulan. Sebanyak 76 desa di 19 kecamatan berpotensi krisis air bersih.
Pemerintah susun Perpres perlindungan nakes usai kasus dr Icha, soroti intimidasi dan lemahnya sistem keamanan.
Usaha pigura di Sleman tertekan kenaikan harga kaca dan kayu, sementara penjualan turun hingga 50 persen akibat melemahnya daya beli.
Jadwal 16 besar Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko dan Paraguay vs Prancis, Minggu dini hari WIB. Simak jam tayang & siaran langsung.
Kasus dugaan penganiayaan di Daycare Jogja bertambah jadi 27 tersangka, dengan 103 anak korban. Polisi masih kembangkan penyidikan.
Bantul lanjutkan restorasi Gumuk Pasir Parangkusumo dengan penebangan vegetasi demi mengembalikan fungsi alami kawasan langka.