Fajar/Fikri Back to Back Juara China Open usai Menang Dramatis
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Peserta ujian computer Assisted Test (CAT) calon pegawai negeri sipil (CPNS) mendengarkan arahan petugas sebelum melaksanakan ujian di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10)./Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membuka rekrutmen 2.000 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018.
Sebanyak 878 di antaranya ditujukan untuk lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).
Melansir Setkab, Kamis (20/9/2018), Sekjen Kemenkumham selaku Ketua Panitia Seleksi CPNS 2018, Bambang Rantam Sariwanto, dalam pengumumannya tertanggal 18 September 2018 menyebutkan, CPNS yang akan direkrut itu akan ditempatkan Unit Pusat dan Kantor Wilayah, serta Unit Pelaksana Teknis di sejumlah daerah di tanah air.
Adapun rincian yang jabatan dan formasi yang direkrut terdiri atas :
1. Analis Hukum (275).
2. Analis Kebijakan Ahli Pertama (12)
3. Analis Kekayaan Intelektual (17)
4. Analis Kelembagaan (4)
5. Analis Kepegawaian Ahli Pertama (124)
6. Analis Kerjasama (26)
7. Analis Kurikulum dan Pembelajaran (2)
8. Analis Laporan Hasil Pengawasan (11)
9. Analis Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan (86).
10. Apoteker Ahli Pertama (1)
11. Assesor SDM (8)
12. Auditor Ahli Pertama (18)
13. Dokter Ahli Pertama (2)
14. Dosen Asisten Ahli (11)
15. Kustodian Kekayaan Negara (90)
16. Penata Keuangan (66)
17. Peneliti Ahli Pertama (12)
18. Pengelola Data (54)
19. Pengelola Gizi (2).
20. Pengelola Keuangan (144)
21. Pengelola Program dan Kegiatan (4)
22. Pengelola Tata Naskah (19)
23. Pengelola Teknologi Informasi (77)
24. Penjaga Tahanan (878)
25. Penyusun Norma, Standar, dan Kriteria (17)
26. Perawat Ahli Pertama (4)
27. Pranata Humas Ahli Pertama (11)
28. Pranata Sidik Jari (2)
29. Teknisi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana (20)
30. Pustakawan Ahli Pertama (3).
Adapun kualifikasi pendidikan beragam mulai dari lulusan SLTA, D3 untuk sejumlah jabatan, Strata Satu (S1) dari berbagai program studi; dan Starata Dua (S2) untuk Dosen dan Asisten Dosen. Syarat usia peserta minimal 18 tahun maksimal 33 tahun untuk lulusan D3, S1, dan S2. Sedangkan lulusan SLTA usia minimal 18 tahun dan maksimal 28 tahun.
Khusus untuk jabatan penjaga tahanan ada tambahan persyaratan, yaitu tinggi badan minimal 160 cm (pria), dan 155 cm (wanita).
“Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal http://sscn.bkn.go.id mulai 26 September sampai 7 Oktober 2018,” bunyi pengumuman Kemenkumham itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.