Guru di Ponorogo Kecelakaan, Motornya Malah Dibawa Kabur Pencuri
Motor Honda Beat milik guru di Ponorogo dibawa kabur setelah kecelakaan. Polisi menangkap terduga pelaku di Kabupaten Kediri.
Roy Suryo./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JAKARTA - Politikus Partai Demokrat Roy Suryo belakangan ramai diperbincangan karena dituding belum mengembalikan ribuan item aset negara.
Kementrian Pemuda dan Olahraga melayangkan surat kepada Roy Suryo selaku mantan menteri untuk mengembalikan Barang Milik Negara (BMN).
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto menyatakan bahwa Roy Suryo hingga saat ini baru mengembalikan sebagian aset Barang Milik Negara (BMN) Kemenpora. Adapun barang itu meliputi perabotan rumah tangga.
“Peralatan kantor kayak kursi dan sofa,” ujar Gatot di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2018).
Mengenai adanya ucapan kuasa hukum Roy Suryo sudah mengembalikan barang aset Kemenpora, hal itu pun dibantah oleh Gatot. Di mana dikembalikan pada tahun 2016 silam.
"Yang perlu saya luruskan adalah Pak Roy pernah mengembalikan, di sejumlah media sudah saya sampaikan, pernah mengembalikan di tahun 2016," beber dia.
Sementara, sambung Gatot, 3.226 unit yang tercantum dalam surat Kemenpora baru-baru ini adalah yang belum dikembalikan Roy.
"Masih tersisa tiga ribu sekian. Kami mengacu angka 3 ribu sekian berdasarkan LHP BPK. Jadi kami tidak ngarang. Toh kami tidak mungkin mendowngrade atau mengunderestimate BPK kan enggak mungkin. BPK harus kita hormati," kata dia.
Sebelumnya diketahui, Kementerian Pemuda dan Olahraga melayangkan surat nomor 523/SET.BII/V/2018 tanggal 1 Mei 2018. Surat perihal pemberitahuan soal pengembalian Barang Milik Negara (BMN) yang ditujukan kepada mantan Menpora Roy Suryo.
Surat itu dilayangkan menanggapi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) soal temuan 3.226 BMN yang belum dikembalikan. Dalam surat tersebut Kemenpora meminta Roy Suryo segera mengembalikan BMN untuk diinvestarisasikan. Surat ditandatangani Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Motor Honda Beat milik guru di Ponorogo dibawa kabur setelah kecelakaan. Polisi menangkap terduga pelaku di Kabupaten Kediri.
Kanwil Ditjenpas Sumsel memeriksa petugas dan napi Lapas Muaradua terkait kematian Adi Waswara. Polisi telah menetapkan empat tersangka.
Indonesia AirAsia menyebut harga tiket domestik dapat turun hingga 12% saat Nataru 2026/2027 berkat pembebasan PPN dan diskon layanan bandara.
Dewan Kerja Sama Teluk mengecam serangan Houthi ke Arab Saudi. Dua rudal balistik dicegat, sementara sebuah drone dihancurkan di Riyadh.
Pertamina menyiapkan tiga strategi untuk menjaga pasokan BBM, termasuk menambah pasokan, memperpanjang jam operasional, dan menambah layanan SPBU.
Hampir 1.000 orang ditahan dalam demonstrasi di Prancis yang diikuti lebih dari 400.000 orang untuk memprotes kenaikan biaya hidup.