Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Pelukan mesra Hanifan, Jokowi, dan Prabowo./Ist via Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA- Capres Prabowo Subianto kembali melancarkan kritikan ke pemerintah soal utang triliunan rupiah, meski belum samapi sepekan media memberitakan kemeseraannya saat berpelukan dengan capres pesaingnya Joko Widodo (Jokowi).
Bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto menjadi pembicara utama dalam acara bedah bukunya yang berjudul \'Paradoks Indonesia\'. Dalam pidatonya, ia sempat melontarkan kritik kebijakan ekonomi oleh Pemerintah Indonesia saat ini.
Prabowo menilai Pemerintah Indonesia terus mengumpulkan utang dari pihak asing. Dirinya menyebut Indonesia mengumpulkan utang Rp 1 triliun per harinya.
"Utang pemerintah kita naik terus, naik terus. Sekarang hitungannya naiknya Rp1 triliun tiap hari," kata Prabowo di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (1/9/2018).
Ketua Umum Partai Gerindra itu menyoroti fenomena ketimpangan antara jumlah penduduk kaya dengan penduduk miskin. Hal itu menurutnya dapat membuat Indonesia menjadi negara miskin.
"Indonesia terancam negara miskin selamanya. Di Indonesia 40 orang terkaya kekayaannya 584 ribu kali rata-rata orang Indonesia. Satu persen menguasai setengah kekayaan, 10 persen terkaya menguasai 75 persen kekayaan Indonesia," tutur Prabowo.
Bukan kali ini saja Prabowo mengkritik kinerja pemerintah. Berdasarkan catatan, beberapa kali Prabowo sempat melontarkan kritikan tajam kepada pemerintah. Sekitar Juni 2018 lalu Prabowo menyebut Indonesia sedang dalam keadaan \'state capture\', suatu keadaan negara yang dikuasai pejabat, pihak swasta, dan pihak asing. Kondisi inilah yang membuat Tentara Nasional Indonesia (TNI) sekarang lemah.
Kritikan tersebut disampaikan Prabowo dalam akun Facebook-nya, Selasa (19/6/2018) melalui sebuah video. Video berdurasi 37 menit itu memuat pidato soal ekonomi-politik hingga pesan untuk para kader yang akan menghadapi pemungutan suara pilkada pada 27 Juni 2018.
Dia menilai kekayaan Indonesia sudah dikuasai asing. Hanya segelintir rakyat Indonesia alias kurang dari 1 persen atau tak lebih dari 300 keluarga yang bisa menikmati kekayaan Indonesia. TNI juga dinilainya lemah dan, siapa yang memiliki uang, dialah yang bisa berkuasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.