Sudah Tertimpa Bencana, Perempuan Korban gempa Lombok Masih Dincar Penjahat Seksual

Newswire
Newswire Jum'at, 24 Agustus 2018 19:00 WIB
Sudah Tertimpa Bencana, Perempuan Korban gempa Lombok Masih Dincar Penjahat Seksual

Pengungsi gempa Lombok./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA- Meski sudah tertimpa bencana alam, perempuan korban gempa Lombok ternyata masih diincar para penjahat seksual.

Perempuan dewasa maupun anak-anak yang menjadi korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat, rentan menjadi sasaran pelaku pelecehan seksual.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengungkapkan, sedikitnya terdapat dua kali percobaan pelecehan seksual terhadap anak perempuan korban gempa Lombok.

"Sejauh ini, KPPPA baru menerima dua laporan percobaan pelecehan serta pemerkosaan yang menimpa anak perempuan korban bencana Lombok," ujar Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan Dalam Situasi Darurat dan Kondisi Khusus, Nyimas Aliah di gedung KPPPA, Jumat (24/8/2018).

Menurut Nyimas, perempuan dan anak-anak korban bencana rentan mengalami kekerasan berdasarkan gender di ruang publik karena adanya relasi kuasa yang timpang.

"Kalau di pengungsian, dalam kondisi yang sangat sulit, perempuan memiliki ketergantungan terhadap laki-laki untuk membantu meringankan beban mereka. Namun, hal itu sering dimanfaatkan oleh para pelaku untuk melakukan pelecehan,” terangnya.

Selain itu, kondisi sulit di penampungan sementara menyebabkan ruang privasi bagi perempuan tergerus.

“Padahal, perempuan memerlukan sarana dan prasarana privat seperti ruang tidur sendiri, toilet yang ramah untuk perempuan. Apalagi bagi ibu yang menyusui serta melahirkan,” tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online