Ojol Perempuan Jogja Dilatih Bahasa Inggris Gratis, Permudah Layani Wisatawan Asing
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menuju tempat peletakan batu pertama proyek pembangunan Menara MUI di Bambu Apus, Jakarta, Kamis (26/07). /ANtara foto-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA - Dua bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi bakal calon presiden dalam Pilpres 2019 mendatang dari kalangan yang jauh berbeda.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis peta kekuatan personal antara bakal calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019 mendatang. Lalu bagaimanakah head to head di antara keduanya?
Peneliti LSI Denny JA Adjie Alfaraby mengatakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan kepada responden dengan pertanyaan siapakah yang akan dipilih sebagai wakil presiden, elektabilitas Ma’ruf Amin lebih tinggi dibandingkan dengan Sandiaga Uno.
“Dukungan terhadap KH Ma’ruf Amin sebesar 43,7 persen, sementara dukungan terhadap Sandiaga sebesar 30,7 persen,” ujar Adjie saat memaparkan hasil survei di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (21/8/2018).
Adjie menerangkan, elektabiltas kedua cawapres tersebut juga terpengaruh oleh elektabilitas capresnya, sehingga angka elektabilitas cawapres relatif mirip dengan angka elektabilitas capresnya.
Di sisi lain, pada segmen agama, bakal cawapres Ma’ruf Amin unggul dari Sandiaga di pemilih muslim dengan angka 44,70 persen dan sementara Sandiaga hanya di angka 30 persen. Meski begitu Sandiaga menang di angka pemilih non muslim.
“Ma’ruf Amin hanya memiliki angka elektabilitas 34,7 persen dan Sandiaga di 36,6 persen,” jelasnya.
Ia melanjutkan, pada segmen ekonomi Ma’ruf mampu unggul di kelas ekonomi bawah (wong cilik) dan kelas menengah. Sandiaga hanya mampu unggul di kalangan pemilih kelas atas.
Selanjutnya, sambung Adjie, di segmen pendidikan, Ketua MUI tersebut mampu unggul dari mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut pada segmen rendah hingga menengah.
“Namun kalah dari Sandiaga yang unggul di pemilih berpendidikan tinggi,” katanya.

Sementara untuk segmen usia, Sandiaga berhasil memikat pemilih pemula. Tetapi Ma’ruf berhasil menarik pemilih generasi mileneal (20-39 tahun) dan generasi x hingga babyboomer (di atas 40 tahun).
Adjie menambahkan bilamana di segmen gender Ma’ruf menang telak dipemilih laki-laki dan mampu unggul tipis di kalangan pemilih perempuan dari Sandiaga. Akan tetapi Ma’ruf Amin kalah populer dibandingkan dengan Sandiaga Uno.
“Popularitas Sandiaga telah mencapai 73,9 persen, sementara Ma’ruf hanya sebesar 68,7 persen. Tingkat kesukaan terhadap Sandiaga juga relatif tinggi,” pungkas Adjie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.