BLT Kesra Rp900 Ribu Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
M. Nasir
Harianjogja.com, PEKANBARU--Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir mengatakan negara yang maju adalah negara yang punya inovasi.
"Negara yang menang itu bukan karena jumlah penduduk yang besar, bukan karena negaranya besar, tetapi negara yang punya inovasi," kata Nasir saat menyampaikan pidato di hadapan para peserta Pembukaan Kegiatan Ilmiah Riset, Inovasi Menuju Ekonomi Era Industri 4.0, di Labersa Hotel & Convention Center, Pekanbaru, Riau, Kamis (9/8/2018).
Nasir mengatakan jika diperhatikan perkembangan riset yang ada di Indonesia merupakan masalah utama kalau ingin menghasilkan inovasi teknologi. "Karena tidak ada inovasi tanpa melalukan riset," kata dia.
Nasir mengatakan jika inovasi yang ingin dihasilkan tinggi, maka riset yang dilakukan pun semakin banyak.
Pembukaan Kegiatan Ilmiah Riset, Inovasi Menuju Ekonomi Era Industri 4.0 turut dihadiri Presiden Indonesia ketiga B.J. Habibie, Gubernur Riau Arsyadjuliani Rachman, Sekretaris Jenderal Dewan Pertahanan Nasional Doni Monardo dan Ketua Dewan Riset Nasional Bambang Setiadi. Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara Hari Teknologi Nasional ke-23 yang berlangsung di Pekanbaru, Riau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
AS mengerahkan dua baterai rudal Patriot tambahan ke Saudi dan Qatar untuk melindungi fasilitas energi di tengah ancaman konflik Iran.
Angka pernikahan di Jogja turun. Pendidikan, karier, ekonomi hingga ketakutan gagal berumah tangga memengaruhi keputusan anak muda.
Sebanyak 1.001 pembatik meramaikan Malioboro lewat Simfoni 1001 Pembatik, mengajak masyarakat mengenal proses dan budaya batik.
Angka pernikahan di Kota Jogja terus menurun. Kemenag mencatat rata-rata perempuan menikah usia 22-25 tahun dan laki-laki 25-28 tahun.
Pawukon merupakan bagian dari penanggalan Jawa yang mengenal 30 wuku. Simak perbedaan Pawukon, wuku, dan weton.