Tragis! Bocah SD di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Menyelamatkan Temannya
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
M. Nasir
Harianjogja.com, PEKANBARU--Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir mengatakan negara yang maju adalah negara yang punya inovasi.
"Negara yang menang itu bukan karena jumlah penduduk yang besar, bukan karena negaranya besar, tetapi negara yang punya inovasi," kata Nasir saat menyampaikan pidato di hadapan para peserta Pembukaan Kegiatan Ilmiah Riset, Inovasi Menuju Ekonomi Era Industri 4.0, di Labersa Hotel & Convention Center, Pekanbaru, Riau, Kamis (9/8/2018).
Nasir mengatakan jika diperhatikan perkembangan riset yang ada di Indonesia merupakan masalah utama kalau ingin menghasilkan inovasi teknologi. "Karena tidak ada inovasi tanpa melalukan riset," kata dia.
Nasir mengatakan jika inovasi yang ingin dihasilkan tinggi, maka riset yang dilakukan pun semakin banyak.
Pembukaan Kegiatan Ilmiah Riset, Inovasi Menuju Ekonomi Era Industri 4.0 turut dihadiri Presiden Indonesia ketiga B.J. Habibie, Gubernur Riau Arsyadjuliani Rachman, Sekretaris Jenderal Dewan Pertahanan Nasional Doni Monardo dan Ketua Dewan Riset Nasional Bambang Setiadi. Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara Hari Teknologi Nasional ke-23 yang berlangsung di Pekanbaru, Riau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.