Gara-Gara Buku Disembunyikan, 2 Siswa SD di Garut Berkelahi hingga Tewas

Newswire
Newswire Kamis, 26 Juli 2018 10:37 WIB
Gara-Gara Buku Disembunyikan, 2 Siswa SD di Garut Berkelahi hingga Tewas

Foto ilustrasi./Reuters

Harianjogja.com, GARUT- Seorang siswa SD di Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat tewas akibat berkelahi dengan temannya.

Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan prihatin terhadap kasus perkelahian tersebut. "Sangat prihatin, sedih," kata Bupati kepada wartawan di Garut, Rabu (25/7/2018).

Ia menuturkan, persoalan anak tersebut menjadi tanggungjawab bersama untuk introspeksi diri semua pihak agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Selain pemerintah, kata dia, perlu peran keluarga, dan lingkungan sekitar untuk menjaga anak-anaknya agar tidak melakukan tindak kekerasan.

"Jadi pelajaran bagi kita, pemerintah, keluarga termasuk menguatkan guru, ulama, dan ustadz," kata Rudy.

Ia mengungkapkan, munculnya kasus tersebut membuat pemerintah daerah kaget, karena bertepatan dengan menerimanya penghargaan Kota Layak Anak dari pemerintah pusat.

Jika kasus tersebut muncul sebelum meraih penghargaan, kata dia, tentunya akan menjadi pertimbangan kembali untuk menjadikan Garut sebagai Kota Layak Anak.

"Ini jadi tamparan keras di saat kita mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak," katanya.

Ia menyampaikan, kasus tersebut akan mendapatkan perhatian dari pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan yang harus dipatuhi oleh semua jajaran di lembaga pendidikan.

Salah satunya, kata dia, setiap siswa harus wajib sekolah madrasah, dan menjadi syarat ketika siswa akan melanjutkan sekolahnya ke tingkat SMP.

"Di Garut ini sudah keras, semua wajib madrasah, tidak boleh dia ke SMP kalau tidak punya ijazah madrasah," katanya.

Sebelumnya dua siswa SD kelas 6 terlibat perkelahian yang dipicu karena tuduhan dari terduga pelaku kepada korban telah menyembunyikan buku pelajaran.

Usai pulang sekolah terduga pelaku menganiaya korban menggunakan gunting bekas pelajaran prakarya kesenian di sekolahnya.

Korban yang mengalami luka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, hingga akhirnya korban meninggal dunia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online