Febri Diansyah Resmi Dampingi Febrie Adriansyah di Kasus TPPU
Febri Diansyah resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah dan mengungkap pemeriksaan awal dengan sekitar 20-30 pertanyaan dalam kasus TPPU.
Kebakaran lahan. /Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, PEKANBARU- Tiga unit helikopter pengebom air diterjunkan guna mengatasi lonjakan titik-titik panas di wilayah Satuan tugas siaga penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutla) Provinsi Riau.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur kepada Antara di Pekanbaru, Senin (16/7/2018) menjelaskan tiga helikopter tersebut jenis Sikorsky S61 dan Kamov KA-32A bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Bell 412 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan(KLH).
"Tiga helikopter hari ini [Senin] terbang ke wilayah Dumai, Rokan Hilir, Rokan Hulu dan Siak," katanya.
Ia menjelaskan hingga siang ini tiga helikopter yang mampu mengangkut hingga lima ton air sekali terbang tersebut masih berjibaku memadamkan kebakaran di empat wilayah tersebut.
"Tim udara dan darat masih terus berjibaku melakukan pemadaman," ujarnya.
Jim mengemukakan, pihaknya belum dapat memastikan luas lahan yang terbakar hari ini (Senin).
Menurut dia, Satgas Karhutla terus fokus berupaya menekan angka kebakaran menyusul lonjakan titik panas hari ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan hingga mencapai 17 titik di Provinsi Riau.
Berdasarkan data BMKG yang diperoleh Antara di Pekanbaru, Senin pagi, 17 titik panas yang terdeteksi melalui pencitraan satelit Terra dan Aqua tersebut menyebar di enam kabupaten yang sebagian besar berlokasi di pesisir Riau.
Titik panas dengan tingkat kepercayaan diatas 50 persen menyebar di Kampar, Dumai, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak dan Meranti.
Titik panas terbanyak terpantau di Kabupaten Rokan Hilir dengan enam titik, Rokan Hulu lima titik, Kampar dan Dumai masing-masing dua titik serta Siak dan Meranti masing-masing satu titik panas.
Dari 17 titik panas tersebut, tercatat 12 titik diantaranya dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat Karhutla dengan tingkat kepercayaan diatas 70 persen.
Titik api tersebut terpantau di Rokan Hilir lima titik, Rokan Hulu tiga titik, Dumai dua titik, serta Siak dan Kampar masing-masing satu titik.
Pemerintah Provinsi Riau sebelumnya telah memperpanjang status siaga darurat Karhutla hingga 30 November 2018.
Perpanjangan status tersebut selain mengantisipasi Karhutla, juga sebagai bagian dari upaya untuk menyukseskan Asian Games 2018.
Pemerintah Provinsi Riau sebelumnya telah menetapkan status Siaga Karhutla sejak 19 Februari 2018 dan berakhir pada 31 Mei 2018. Saat itu, penetapan status tersebut dilakukan setelah sebelumnya sebagian besar wilayah Riau mulai dilandar kebakaran hebat.
Tercatat, seluas 1.962,96 hektare lahan di Provinsi Riau hangus terbakar sepanjang lima bulan pertama 2018 dengan lima kabupaten diantaranya mengalami kebakaran dengan luas lebih dari 100 hektare.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Febri Diansyah resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah dan mengungkap pemeriksaan awal dengan sekitar 20-30 pertanyaan dalam kasus TPPU.
Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mundur setelah protes nasional akibat skandal kebocoran soal NEET yang mengguncang jutaan siswa.
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw meninggal dunia karena sebab alami di Rusun ASN IKN. Simak kronologi dan perjalanan pengabdiannya.
Kementerian Kehutanan menanam 900 bibit mangrove di Raja Ampat untuk rehabilitasi pesisir, menjaga ekosistem, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar dari rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu dalam pengembangan kasus suap Bupati Rejang Lebong