Banyak Ikan Mati Mendadak, Peternak Ikan Keramba di Waduk Kedung Ombo Rugi Rp2 Miliar

Newswire
Newswire Jum'at, 06 Juli 2018 19:46 WIB
Banyak Ikan Mati Mendadak, Peternak Ikan Keramba di Waduk Kedung Ombo Rugi Rp2 Miliar

Ilustrasi budi daya ikan/JIBI

Harianjogja.com, BOYOLALI-Sebanyak 50 peternak ikan keramba di Waduk Kedung Ombo (WKO) Dukuh Bulu Serang, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali, dalam sepekan terakhir mengalami kerugian hingga Rp2 miliar karena banyak ikan yang mati mendadak.

Menurut Kepala Desa Wonoharjo Gunadi di Boyolali, Jumat (6/7/2018), fenomena ikan mati mendadak diduga akibat pergantian musim dari musim hujan ke musim kemarau yang terjadi saat ini.

Bahkan, katanya, sebagian peternak terpaksa memanen ikan lebih dini untuk menghindari kerugian yang lebih besar. "Kami perkirakan ikan yang mati mencapai 100 ton, dan kerugian diperkirakan mencapai Rp2 miliar," kata Gunadi.

Kegagalan produksi tersebut menyebabkan pasokan ikan air tawar ke pasar menjadi berkurang, kemudian berdampak pada kenaikan harga hingga Rp5.000/kg. Sebelumnya harga ikan air tawar di tingkat peternak sekitar Rp24.000 hingga Rp25.000 per kg, kini menjadi Rp30.000 per kg.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online