Forum Pemred Soroti Sikap Hotman Paris saat Jumpa Pers Kejagung
Forum Pemred meminta Hotman Paris menghormati profesi wartawan setelah ucapannya saat jumpa pers kasus Febrie Adriansyah dinilai merendahkan jurnalis.
Calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. /Suara.com-Adam Iyasa
Harianjogja.com, JAKARTA- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan guna memenuhi panggilan penyidik. Ia akan diperiksa dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP elektronik/e-KTP).
Ganjar yang tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis sekitar pukul 09.30 WIB mengaku akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi yang merupakan keponakan Setya Novanto.
"Saya datang untuk memenuhi panggilan penyidik KPK, sebelumnya saya kan tidak bisa datang. Untuk Irvan ya," ucap Ganjar.
Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Ganjar untuk mengklarifikasi terkait proses pembahasan anggaran atau aliran dana proyek e-KTP.
"Ada yang diperiksa terkait proses pembahasan anggaran atau aliran dana," kata Febri saat dikonfirmasi.
Untuk diketahui, berdasarkan hasil "quick count" atau hitung cepat yang dilakukan sejumlah pihak, Ganjar yang berpasangan dengan Taj Yasin Maimoen unggul dalam Pilkada Jawa Tengah yang diselenggarakan pada Rabu (27/6/2018).
Irvanto telah ditetapkan tersangka bersama Made Oka, pengusaha sekaligus rekan Novanto sebagai tersangka korupsi e-KTP pada 28 Februari 2018 lalu.
Irvanto diduga sejak awal mengikuti proses pengadaan e-KTP dengan perusahaannya, yaitu PT Murakabi Sejahtera dan ikut beberapa kali pertemuan di Ruko Fatmawati bersama tim penyedia barang proyek e-KTP, dan juga diduga telah mengetahui ada permintaan "fee" sebesar lima persen untuk mempermudah proses pengurusan anggaran e-KTP.
Irvanto diduga menerima total 3,4 juta dolar AS para periode 19 Januari-19 Februari 2012 yang diperuntukkan kepada Novanto secara berlapis dan melewati sejumlah negara.
Sedangkan Made Oka adalah pemilih PT Delta Energy, perusahaan SVP dalam bidang "investment company" di Singapura yang diduga menjadi perusahaan penampung dana.
Made Oka melalui kedua perusahaannya diduga menerima total 3,8 juta dolar AS sebagai peruntukan kepada Novanto yang terdiri atas 1,8 juta dolar AS melalui perusahaan OEM Investment Pte Ltd dari Biomorf Mauritius dan melalui rekening PT Delta Energy sebesar 2 juta dolar AS.
Made Oka diduga menjadi perantara uang suap untuk anggota DPR sebesar lima persen dari proyek e-KTP.
Keduanya disangkakan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Forum Pemred meminta Hotman Paris menghormati profesi wartawan setelah ucapannya saat jumpa pers kasus Febrie Adriansyah dinilai merendahkan jurnalis.
Halftime show final Piala Dunia 2026 dikritik Liam Gallagher (mimpi buruk) & Wayne Rooney (buruk). Madonna, Bieber, BTS hingga Muppets tampil, tapi justru diang
Spanyol juara Piala Dunia 2026 dengan rekor pertahanan terbaik: hanya kebobolan 1 gol dari 8 laga! Lampaui rekor Prancis, Italia, dan Spanyol 2010.
Omzet BUNCY, usaha rumahan milik Lucy Emilda yang mulai dirintis pada tahun 2020, naik setelah mendapatkan pelatihan sertifikasi halal dari BRI Peduli.
Celah keamanan Android 16 memungkinkan Gemini kirim SMS tanpa PIN dari layar kunci. Google siapkan patch. Simak cara melindungi perangkat Anda di sini.
Dua anak tersengat ubur-ubur api di Pantai Glagah. Wisatawan diminta waspada karena musim kemunculan rawe masih berlangsung hingga Agustus.