Pertama Sejak Maduro Ditangkap, Trump Bertemu Delcy Rodriguez
Donald Trump bertemu Delcy Rodriguez di sela Sidang PBB di New York. Keduanya membahas hubungan bilateral, energi, pertambangan, dan keamanan.
Fadli Zon. /Antara-Widodo Jusuf
Harianjogja.com, JAKARTA-Kendati Densus 88 telah menangkap tiga orang terduga teroris dan menggerebek salah satu bangunan di Universitas Riau (Unri) dengan barang bukti berupa empat bom pipa, Wakil Ketua DPR Fadli Zon tidak meyakini radikalisme telah masuk ke kampus-kampus negeri maupun swasta di Indonesia. Dia menduga ada upaya infiltrasi pihak-pihak luar kampus untuk merusak iklim akademik.
"Saya yakin kampus tidak seperti itu, apalagi kampus memiliki pengamanan yang cukup baik namun kita harus tetap waspada," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (4/6).
Dia meyakini kampus-kampus di Indonesia sudah modern dan para mahasiswanya cerdas sehingga tidak mungkin terpengaruh paham radikal apalagi sampai membuat bom. Fadli menduga ada orang dari luar kampus yang memanfaatkan kampus untuk mencari tempat yang tidak disangka menjadi lokasi penyimpanan bom. "Mudah-mudahan ini hanya satu gejala yang terjadi di suatu tempat, bukan fenomena. Apalagi diberitakan ada di beberapa kampus, saya sangat yakin tidak ada hal tersebut," ujar Fadli yang juga politisi Gerindra ini.
Dia juga mengkritik aparat kepolisian masuk wilayah kampus terutama menggunakan senjata sehingga semaksimal mungkin harus dihindari upaya memasuki kampus dengan membawa senjata. Menurut dia kalau itu dilakukan maka akan merugikan dunia akademik dan pemerintah karena pesan yang mulai beredar adalah paham radikal sudah masuk sampai tingkat kampus. "Saya sangat yakin masyarakat Indonesia cinta damai dan toleran sehingga saya tidak percaya kalau masyarakat kita punya bakat menjadi teroris kecuali dimanfaatkan oleh orang lain untuk kepentingan apapun," katanya.
Sebelumnya, Tim Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri menyita empat bom siap pakai dalam penggeledahan di gelanggang mahasiswa Universitas Riau di Jalan HR Soebrantas di Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, Sabtu (02/06/2018). Densus menangkap tiga terduga teroris yang merupakan alumni Universitas Riau, ketiganya berinisial J alumnus 2005, D alumnus 2002 dan K alumnus 2004.
Kapolda Riau Irjen Pol Nandang mengatakan para pelaku mengaku bom tersebut rencananya akan diledakan di kantor DPRD Riau dan DPR RI. Namun belum diketahui kapan bom tersebut akan diledakan karena pihak Kepolisian masih mendalami motif para pelaku. Dalam penggeledahan tersebut, selain empat buah bom rakitan, polisi juga menyita delapan bungkus serbuk berbagai jenis yang mudah terbakar, dua busur panah beserta delapan anak panah serta satu senapan angin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Donald Trump bertemu Delcy Rodriguez di sela Sidang PBB di New York. Keduanya membahas hubungan bilateral, energi, pertambangan, dan keamanan.
Indonesia diproyeksikan mengalami 19.251 kematian tambahan akibat panas terkait super El Niño pada September 2026 hingga Februari 2027.
Dinkes DIY mencatat 18 kasus Influenza A hingga 23 September 2026. Namun, kasus ISPA di seluruh fasyankes DIY justru turun dalam empat pekan terakhir.
Roberto Mancini kembali menangani Italia. Sembilan pemain mendapat panggilan pertama saat Gli Azzurri memulai Nations League melawan Belgia.
Pasar kerja teknologi AS makin ketat. Pengangguran IT naik 3,8% dan 342.000 pekerjaan sektor informasi hilang sejak November 2022.
Menghirup uap bensin dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan pusing, mual, mengantuk hingga gangguan kesadaran. Simak gejala dan pertolongan pertamanya.