Mengaku Teman Teroris, Penumpang KA Ini Diduga Stres

Newswire
Newswire Minggu, 27 Mei 2018 15:54 WIB
Mengaku Teman Teroris, Penumpang KA Ini Diduga Stres

Potongan video wanita yang mengaku teman teroris./Ist-Okezone

Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah video tentang seorang penumpang wanita KA menantang polisi khusus kereta api (polsuska) beredar. Perempuan tersebut bahkan mengaku sebagai teman teroris.

Vice President Public Relation PT KAI Agus Komarudin membenarkan soal insiden tersebut. Aksi pengancaman itu terjadi Jumat, 25 Mei 2018. “Itu kejadiannya tanggal 25 Mei. Dia naik kereta premium dari Purwokerto menuju Pasar Senen,” ujar Agus saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (27/5/2018).

Agus melanjutkan, saat di perjalanan, perempuan tersebut mengganggu kenyamanan penumpang lainnya. Lalu perempuan itu dipisahkan dari gerbong lima menuju gerbong 10 dan akhirnya marah-marah kepada petugas polsuska.

“Namun, karena mengganggu kenyamanan karena marah-marah dia diturunkan di Stasiun Cirebon,” papar Agus.

Tak sampai di situ, Agus menceritakan, pada tanggal 26 Mei, perempuan tersebut kembali naik kereta dari Stasiun Cirebon dan kembali berulah. “Tanggal 26 dia naik lagi dari Cirebon dan berulah akhirnya diturunkan di Stasiun Jatinegara,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Agus menduga perempuan asal Jakarta yang mengaku sebagai rekan dari teroris ini mengalami stres atau gangguan jiwa.

“Sepertinya di orang stres yang gangguan jiwa,” ujarnya.

Aksi wanita muda itu terekam kamera dan videonya tersebar di dunia maya. Dalam video berdurasi 32 detik yang viral di media sosial, sebelah tangan wanita itu memegang ponsel dan tangan satu lagi di arahkan ke petugas.

"Saya yang nantang. Teman saya yang kalian tangkap. Teroris teman-teman saya, saya nantang," tukas perempuan itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online