Pelaku Teror Bom Surabaya Terus Diburu, Ini Dia yang Most Wanted

Newswire
Newswire Rabu, 23 Mei 2018 07:17 WIB
Pelaku Teror Bom Surabaya Terus Diburu, Ini Dia yang Most Wanted

Ilustrasi terorisme/JIBI

Harianjogja.com, SURABAYA-Jaringan terduga teroris yang tergabung dalam kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) masih diburu Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Di mana salah satu yang paling diburu yakni Cholid Abu Bakar.
 
Pria ini diduga menjadi guru atau pemimpin pengajian dari tiga bomber bom di Surabaya dan Sidoarjo yang tewas. Mereka masing-masing Dita Oepriarto, pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Jalan Arjuno, Surabaya.
 
Disusul Tri Murtiono, pelaku bom bunuh diri di pintu gerbang Mapolrestabes Surabaya, dan terakhir Anton Ferdiantono, terduga teroris yang terpaksa dilumpuhkan densus 88 usai meledakkan bom di Rusunawa Wonocolo Taman, Sidoarjo.
 
Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin menyatakan, perburuan sel-sel jaringan teroris terus dilakukan Densus 88 Antiteror. Pihaknya hanya bersifat membantu dari Densus 88.
 
"Yang penangkapan-penangkapan, biar Densus yang melaksanakan. Kita minta waktunya, mohon doanya untuk menyelesaikan semuanya ini ya," terang Machfud, Selasa (22/5/2018).
 
Salah satu nama yang diburu Cholid Abu Bakar. Cholid Abu Bakar sendiri diduga menjadi guru atau pemimpin pengajian dari tiga teroris di Surabaya dan Sidoarjo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online