Kemenkes Soroti Adiksi Digital, Orang Tua Diminta Batasi Gawai Anak
Kemenkes mengingatkan bahaya adiksi digital bagi kesehatan jiwa remaja dan mengajak keluarga membatasi penggunaan gawai.
Kebakaran lahan. /Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, SITUBONDO- Kebakaran hutan terjadi di Taman Nasional Baluran Situbondo, Minggu (20/5/2018) malam.
Kepala Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan pada Taman Nasional Baluran Situbondo, Sopan Arief Suprihandoko mengemukakan hutan yang terbakar pada Minggu (20/5/2018) malam yang diduga dibakar orang tak bertanggung jawab, luasannya mencapai 19 hektare (ha) lebih.
"Pada hari ini, kami bersama petugas lainnya baru bisa melakukan penghitungan luasan hutan yang terbakar tadi malam di kawasan Taman Nasional Baluran dan tercatat 19,2208 hektare," katanya di Situbondo, Jawa Timur, Senin (21/5/2018).
Ia menjelaskan, kebakaran hutan di sektor atau blok T-12 terjadi sejak Minggu (20/5/2018) sore sekitar pukul 16.25 WIB, dan selanjutnya petugas gabungan berusaha memadamkan api, akan tetapi pada pukul 20.30 WIB api kembali membakar hutan di hutan kawasan Taman Nasional Baluran di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih itu.
Mengetahui hutan kembali terbakar, katanya, petugas gabungan dari Taman Nasional Baluran, Perhutani, pemadam kebakaran (Damkar), BPBD, TNI, kepolisian sektor serta relawan masyarakat peduli api (MPA) kembali memadamkan api, dan api berhasil dipadamkan pada pukul 22.14 WIB.
"Tiupan angin yang cukup kencang dan juga banyak rumput dan daun yang sudah mengering lebih muda terbakar, sehingga api yang sudah sempat dipadamkan kembali membakar hutan di kawasan itu," katanya.
Sopan menyatakan, kebakaran Hutan Baluran di sektor T-12 Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih diduga sengaja dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
"Dari penjelasan warga yang pertamakali melihat kebakaran itu, ada unsur kesengajaan dibakar, namun kami belum bisa memastikan siapa yang membakar dan bisa jadi orang gila yang membakarnya," tuturnya.
Ia menambahkan, memasuki musim kemarau tahun ini pihaknya akan terus melakukan konsolidasi dengan pemangku kepentingan setempat guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan.
"Memasuki musim kemarau tahun ini, sudah dua kali terjadi kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Baluran, yang pertama di sektor Cangkring dan sekarang di sektor T-12," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkes mengingatkan bahaya adiksi digital bagi kesehatan jiwa remaja dan mengajak keluarga membatasi penggunaan gawai.
Kubu Don Ritto berencana mengajukan praperadilan atas penyitaan emas 74 kilogram dan valas dalam perkara yang menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
RANS menerima pengunduran diri Direktur Grandy Prajayakti. Perseroan memastikan operasional tetap berjalan normal dan akan menggelar RUPS.
Kemnaker menargetkan 300 ribu peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 untuk mencetak SDM siap kerja sesuai kebutuhan industri.
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.
Rusia memperpanjang larangan ekspor bensin hingga akhir 2026 demi menjaga pasokan domestik dan menstabilkan harga bahan bakar.