19 Ha Hutan Taman Nasional Baluran Terbakar, Petugas Temukan Unsur Kesengajaan

Newswire
Newswire Senin, 21 Mei 2018 18:17 WIB
19 Ha Hutan Taman Nasional Baluran Terbakar, Petugas Temukan Unsur Kesengajaan

Kebakaran lahan. /Solopos-M. Ferri Setiawan


Harianjogja.com, SITUBONDO- Kebakaran hutan terjadi di Taman Nasional Baluran Situbondo, Minggu (20/5/2018) malam.

Kepala Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan pada Taman Nasional Baluran Situbondo, Sopan Arief Suprihandoko mengemukakan hutan yang terbakar pada Minggu (20/5/2018) malam yang diduga dibakar orang tak bertanggung jawab, luasannya mencapai 19 hektare (ha) lebih.

"Pada hari ini, kami bersama petugas lainnya baru bisa melakukan penghitungan luasan hutan yang terbakar tadi malam di kawasan Taman Nasional Baluran dan tercatat 19,2208 hektare," katanya di Situbondo, Jawa Timur, Senin (21/5/2018).

Ia menjelaskan, kebakaran hutan di sektor atau blok T-12 terjadi sejak Minggu (20/5/2018) sore sekitar pukul 16.25 WIB, dan selanjutnya petugas gabungan berusaha memadamkan api, akan tetapi pada pukul 20.30 WIB api kembali membakar hutan di hutan kawasan Taman Nasional Baluran di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih itu.

Mengetahui hutan kembali terbakar, katanya, petugas gabungan dari Taman Nasional Baluran, Perhutani, pemadam kebakaran (Damkar), BPBD, TNI, kepolisian sektor serta relawan masyarakat peduli api (MPA) kembali memadamkan api, dan api berhasil dipadamkan pada pukul 22.14 WIB.

"Tiupan angin yang cukup kencang dan juga banyak rumput dan daun yang sudah mengering lebih muda terbakar, sehingga api yang sudah sempat dipadamkan kembali membakar hutan di kawasan itu," katanya.

Sopan menyatakan, kebakaran Hutan Baluran di sektor T-12 Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih diduga sengaja dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Dari penjelasan warga yang pertamakali melihat kebakaran itu, ada unsur kesengajaan dibakar, namun kami belum bisa memastikan siapa yang membakar dan bisa jadi orang gila yang membakarnya," tuturnya.

Ia menambahkan, memasuki musim kemarau tahun ini pihaknya akan terus melakukan konsolidasi dengan pemangku kepentingan setempat guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan.

"Memasuki musim kemarau tahun ini, sudah dua kali terjadi kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Baluran, yang pertama di sektor Cangkring dan sekarang di sektor T-12," paparnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online