Soal Jumlah Titik Ledakan di Gereja Surabaya, Polisi: Sementara Informasi Hanya Tiga

Newswire
Newswire Minggu, 13 Mei 2018 10:06 WIB
Soal Jumlah Titik Ledakan di Gereja Surabaya, Polisi: Sementara Informasi Hanya Tiga

Ledakan di gereja Surabaya, Minggu (13/5/2018)./Ist-Okezone

Harianjogja.com, SURABAYA-Terdapat simpang siur kabar jumlah titik gereja yang mengalami ledakan bom yang diduga bom bunuh diri. Menurut data sementara dari pihak kepolisian, ada tiga titik ledakan.

Hingga saat ini beredar kabar enam gereja di Surabaya menjadi lokasi bom bunuh diri. Lokasi enam titik yang berhasil dihimpun adalah Gereja Katolik Santa Maria (Ngagel), GKI Diponegoro, GPPS Sawahan, Gereja di daerah Jalan Polisi Istimewa, Gereje Area Citra Land, Gereka di Daerah Embong Malang, GKI Tegalsari dan Gereka Yakobus kawasan Citra land.

Sejumlah titik ledakan bom yang diduga bunuh diri ini masih simpang siur. Sementara informasi lain menyebut ada lima titik yang terjadi ledakan bom. Lima titik itu adalah SMTB Ngagel, GKI Diponegoro, GKI Arjuno, GPPS Sawahan, serta di Gereja Kathedral Dr Soetomo, tapi pelaku ditangkap sebelum meledak.

Terkait informasi ini, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, polisi masih melakukan identifikasi sejumlah korban ledakan bom yang diduga bom bunuh diri itu. Terkait lokasi ledakan, kata Barung, pihak kepolisian untuk sementara menerima informasi titik-titik lokasi kejadian.

"Sementara informasi hanya tiga. Mungkin teman-teman mendapatkan informasi lima dan sebagainya. Oleh karena itu, kita menyampaikan ada tiga yakni di Jalan Arjuno, di Jalan Diponegero dan di Jaan Ngagel," kata Barung, Minggu (13/5/2018).

"Nanti akan kami update informasinya ke teman teman. Saat ini Gubernur Jatim, Kapolda Jatim dan Panglima berada di lokasi ledakan di Jalan Ngagel," pungkas Barung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online