ISIS Umumkan Keterlibatan dalam Kerusuhan Mako Brimob

Newswire
Newswire Rabu, 09 Mei 2018 15:49 WIB
ISIS Umumkan Keterlibatan dalam Kerusuhan Mako Brimob

Petugas Brimob berjaga di depan Mako Brimob pascabentrok antara petugas dengan tahanan di Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018). (Indrianto Eko Suwarso-Antara)

Harianjogja.com, JAKARTA – Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menyatakan diri sebagai dalang kerusuhan di Mako Brimob, Kepala Dua, Depok, Selasa (8/5/2018).

Dikutip Liputan6.com dari laman VOA Indonesia, ISIS mengumumkan keterlibatannya dalam sebuah berita di media ISIS, Amaq News Agency, yang kemudian dikutip situs kelompok intelijen SITE.

Mengutip pernyataan kantor berita Amaq dalam bahasa Arab yang disebarluaskan melalui aplikasi Telegram, SITE mengatakan. "Bentrokan sengit terjadi antara para militan ISIS dan elemen-elemen antiteror dalam penjara di Depok, di bagian selatan Jakarta."

SITE menyebut insiden ini adalah yang pertama dilakukan ISIS di Indonesia sejak 25 Mei 2017. Ketika itu, ISIS mengklaim bertanggung jawab terhadap ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang menewaskan tiga polisi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Kombes M Iqbal mengatakan, hingga pukul 01.00 WIB, Rabu (9/5/2018), tidak ada korban tewas dalam insiden itu. Namun, sejumlah orang terluka, baik petugas maupun tahanan Mako Brimob. Tidak ada perincian lebih jauh tentang jumlah korban dan tingkat luka yang diderita.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, kerusuhan antara narapidana dengan petugas kepolisian di Mako Brimob, dipicu oleh makanan titipan.

"Saat selesai salat magrib, ada napi yang menanyakan titipan makanan napi dari keluarga," tutur Argo dalam keterangannya, Rabu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Liputan6.com

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online