Klaten Ubah Sampah Jadi Listrik, Proyek Dimulai Tahun Ini
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Ilustrasi penumpang naik turun di Kereta Prameks./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Kabar baik buat para penumpang kereta jarak dekat Prameks. Sebentar lagi bakal ada kereta baru New Prameks.
PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta sedang menyiapkan New Prameks untuk menambah armada kereta komuter Prambanan Ekspres relasi Solo-Jogja-Kutoarjo.
"Kami luncurkan segera. Mudah-mudahan bisa diluncurkan Mei ini," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Jogja, Selasa (5/1/2018).
Menurut Eko, kereta New Prameks tersebut sepenuhnya dibuat oleh PT INKA dan kini sudah selesai dikerjakan serta sudah menjalani berbagai pengujian sebagai persiapan operasional kereta.
Kereta tersebut memiliki kapasitas 393 penumpang dalam kondisi normal, namun bisa dimaksimalkan untuk diisi 492 penumpang dan dalam kondisi sangat padat dapat diisi oleh 589 penumpang.
"Tempat duduk dirancang seperti kereta jarak jauh, bukan seperti kereta rel listrik yang seluruh tempat duduknya memanjang di sisi kanan dan kiri kereta," kata Eko.
Saat ini, PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta memiliki lima rangkaian Kereta Prambanan Ekspres (Prameks), mulai dari jenis kereta rel diesel dengan kapasitas angkut 384 hingga 800 penumpng serta kereta rel diesel elektrik AC dengan kapasitas 462 penumpang.
"Namun, tidak semua rangkaian kereta itu dioperasionalkan, karena ada yang menjalani perawatan. Kereta yang dioperasionalkan harus dalam kondisi yang benar-benar baik," katanya.
Setiap hari, terdapat 21 trip perjalanan Kereta Prameks relasi Solo-Jogja-Kutoarjo dengan total penumpang rata-rata mencapai 16.000 penumpang per hari.
"Tarif yang diterapkan cukup murah Rp8.000 per penumpang karena masih ada public service obligation [PSO] atau subsidi dari pemerintah," katanya.
Eko berharap, penambahan kereta New Prameks tersebut akan diikuti dengan penambahan perjalanan Kereta Prameks setiap hari untuk memenuhi kebutuhan penumpang. "Ada saja keluhan dari penumpang karena tidak bisa naik Prameks akibat penumpang sudah terlalu penuh," katanya.
Meskipun demikian, harga tiket yang diterapkan untuk kereta baru tersebut, lanjut Eko dimungkinkan lebih mahal karena tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
DPRD DIY mendesak perbaikan akses jalan menuju Geosite Lava Bantal Sleman. Jalan rusak sepanjang 1 km menghambat bus wisata masuk lokasi.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
KPK menetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani sebagai tersangka pemerasan usai OTT. Sejumlah uang miliaran dan logam mulia turut disita.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.