New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Potongan video ISIS yang berisi pernyataan deklarasi perang terhadap Hamas. [SITE Intelligence Group/Washington Post]
Harianjogja.com, JOGJA—Gerombolan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mendeklarasikan perang terhadap negara-negara Arab, termasuk di dalamnya kelompok Hamas Palestina.
Deklarasi perang tersebut dikobarkan Juru Bicara ISIS Abu Hassan Al Muhajir. The New York Times, Senin (23/4/2018), memberitakan pernyataan ini adalah kali pertama publikasi ISIS sejak menderita kekalahan di Irak dan Suriah pada 10 bulan silam.
Dalam video pernyataan perang yang diedarkan melalui kanal mereka di aplikasi obrolan Telegram, Hassan menyerukan pengikut ISIS untuk mengalihkan serangan ke negara-negara Arab.
“Negara-negara Arab termasuk Palestina sudah murtad. Tidak ada bedanya memerangi pemimpin Arab Saudi, Mesir, Iran, ataupun Palestina dengan menghajar tentara Amerika Serikat, Rusia, dan Eropa. Negara-negara Arab justru lebih ganas terhadap kita,” tegas Hassan dalam video tersebut.
Ia menyarankan, para pengikut ISIS bisa lebih dulu fokus mengobarkan perang di Irak yang bakal menggelar pemilihan umum pada 12 Mei 2018 mendatang. Menurut ISIS, Pemilu di Irak hanyalah akal-akalan kaum Syiah Iran sehingga harus dikacaukan.
”Kita harus mengobarkan perang kepada mereka, musuh-musuh kita dari kalangan Islam Sunni maupun Syiah,” kata Abu Hassan disitat oleh Suara.com.
Hassan Hassan, periset lembaga Tahrir Institute for Middle East Policy menilai, pernyataan perang itu sejalan dengan evolusi terbaru ISIS.
”Ini selaras dengan gerakan ISIS baru-baru ini, yakni mengobarkan perang di internal Islam Sunni,” kata Hassan Hassan.
Komandan Operasi Gabungan Irak Brigadir Jenderal Yehya Rasoul mengatakan pada akhir pekan lalu, juru bicara ISIS Abul Hassan al-Muhajer mengirim pesan audio berisi ancaman kepada otoritas dan pihak-pihak yang terlibat dalam pemilu di Irak. Dalam pesannya, al-Muhajer memperingatkan siapa pun yang melaksanakan atau memberikan suara saat Pemilu 12 Mei mendatang akan menjadi target serangan ISIS.
"Ini bukan pertama kalinya pemilu digelar di Irak dan sekarang ada rencana untuk mengamankan tempat pemungutan suara. Kami memiliki operasi preventif, termasuk pencarian, penggerebekan, dan penangkapan serta penghancuran sel ISIS yang tersisa [di Irak]," ujar Rasoul, Selasa (24/4/2018).
Ia mengimbau rakyat Irak agar tak takut dan gentar dalam menanggapi ancaman ISIS. "Kami berurusan dengan musuh teroris dan kami meyakinkan rakyat Irak bahwa pasukan Irak mengerahkan upaya besar dan akan mengamankan tempat pemungutan suara sepenuhnya," katanya menegaskan.
Irak memproklamasikan kemenangan atas ISIS pada Juli 2017 setelah sembilan bulan peperangan sengit. Pengumuman kemenangan tersebut dilakukan setelah militer Irak sukses mengusir ISIS dari kota tua Mosul.
Mosul diketahui merupakan benteng terbesar ISIS di Irak. Di kota itu, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mendeklarasikan kekhalifahan di Irak dan Suriah pada 2014.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Wacana pendidikan gratis Prabowo hingga PTN membutuhkan anggaran dan skema jelas, termasuk untuk PTS serta daerah 3T.
YouTube memperketat rekomendasi untuk remaja guna mengurangi paparan berulang konten standar tubuh dan penampilan tertentu.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.