7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Hasto Kristiyanto/Antara-Muhammad Adimaja
Harianjogja.com, JAKARTA—Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan PDI Perjuangan dengan partai-partai mitra koalisinya tidak gentar dengan calon presiden yang diusung Partai Gerindra, apakah itu Prabowo Subianto atau figur lainnya pada Pilpres 2019.
"PDI Perjuangan sudah siap berkompetisi, yang utama adalah untuk bangsa dan negara," kata Hasto Kristiyanto di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Bidang Nasional (Rakorbidnas) III Kemaritiman, di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (8/4/2018).
Hasto mengakui kompetitor terberat pada pemilu presiden 2019 adalah Partai Gerindra. Karena itu PDI Perjuangan, kata dia, akan menunggu siapa yang diusung oleh Partai Gerindra, apakah ketua umumnya Prabowo Subianto atau figur lainnya.
Menurut Hasto, Pilpres adalah kompetisi untuk mencari pemimpinan nasional yang memimpin negara ini selama lima tahun ke depan. Karena itu, dalam kompetisi pemilu presiden ini harus dapat mengedepankan gagasan, visi, misi, dan program kerja, jangan sampai menghalalkan segara cara yang dapat memecah persatuan bangsa.
"PDI Perjuangan sudah siap berkompetisi dengan tetap menjaga persatuan dan keutuhan bangsa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.