Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Ketua MUI Maruf Amin (kiri) dan CEO Obsession Media Group, Usama Hisyam disela penghargaan Obsession Awards 2018 dan Womens Obsession Awards 2018 di Jakarta, Kamis (22/3/2018). (JIBI/Bisnis/Nurul Hidayat)
Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Umum Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Ma\'ruf Amin melontarkan kritik kepada elite politik di Tanah Air.
Ma\'ruf Amin mengatakan para elite politik jangan asal lempar isu saja, tetapi berani menunjuk hidung. "Orangnya mana? Tunjuk saja, yang bohongi publik mana? Jangan lempar begitu saja, yang kena siapa nanti, bisa saling tunjuk nanti. Jangan lempar saja, tunjuk hidung," kata Ma\'ruf Amin seusai diterima Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/4/2018).
Hal ini diungkapkan Amin menjawab pertanyaan wartawan terkait pidato Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subiakto yang menyebut elite politik suka berbohong.
Ketua MUI ini juga mengungkapkan bahwa dirinya selalu mendoakan Presiden agar selalu tegar dan tidak termakan isu serta terus menjalankan amanah untuk memajukan bangsa ini.
Terkait pidato Prabowo yang menyangkut ekonomi liberal yang menguasai ekonomi Indonesia saat ini, Ma\'ruf Amin justru mengungkapkan Pemerintah saat ini justru melawan arus itu.
Ketua MUI ini menyebut Presiden yang selalu mendorong ekonomi umat, yakni membangun dari bawah yang berlawanan dengan teori ekonomi liberal yang lebih terkenal dengan teori "trickle down effect" (teori menetes ke bawah).
"Pak Jokowi justru membangun ekonomi dari bawah, bukan dari atas. Pak Jokowi justru melawan itu," ucapnya, menegaskan.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, kembali menyinggung elite yang kerap merugikan bangsa dan negara dalam pidatonya di acara "Prabowo Menyapa Jawa Barat".
Prabowo mengkritik kesenjangan ekonomi di Indonesia dan minimnya kepemilikan lahan oleh rakyat karena kerakusan elite politik.
"Jangan-jangan karena elite kita yang goblok, atau menurut saya campuran. Sudah serakah, mental maling, hatinya beku, tidak setia pada rakyat. Mereka hanya ingin kaya," kata Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.