Nama AHWA Muktamar ke-35 NU Terpilih, Siapa Saja?
9 nama AHWA Muktamar ke-35 NU terpilih dari 4.703 suara. Mereka akan menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode berikutnya.
Sejumlah peserta Diksar yang saat ini dirawat di RS JIH saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (27/1/2017). (Arif Wahyudi/Harian Jogja/JIBI/Harian Jogja)
Mahasiswa UII meninggal, kesehatan peserta disebut sudah diperiksa.
Harianjogja.com, JOGJA - Panitia kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) The Great Camping (TGC) XXXVII mengklim sudah melakukan cek kesehatan peserta sesuai prosedur dalam standar operasional yang dipersyaratkan.
Ketua Panitia Diksar Wildan Nuzula mengungkapkan, kesehatan peserta saat di lapangan sudah dicek medis oleh tim medis. Wildan menyebut, panitia mendatangkan tim kesehatan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk mengecek kondisi kesehatan seluruh peserta Diksar.
Cek kesehatan itu dilakukan di bassecamp Diksar di wilayah Tlogodlinggo, Tawangmangu, karanganyar sebelum peserta menjalani materi survival.
"Jadwal survival kan 18-20 Januari. Kami kerjasama Fakultas Kedokteran UNS untuk memeriksa kesehatan peserta. Periksa kesehatan tanggal 17 Januari malam. Paginya peserta kan harus sudah menjalani materi survival selama dua hari," jelasnya.
Dalam pemeriksaan itu, jelas Wildan, tim medis memang tidak merekomendasikan Syaits Asyam, korban yang meninggal, Sabtu (21/1/2017). Maka dari itu oleh panitia Syaits dipisahkan dengan kelompoknya. Adapun Syaits berada di kelompok V atau satu kelompok dengan Ilham Nurpadmy Listia Adi, peserta yang meninggal paling akhir di antara ketiga korban.
Saat ditanya dalam kondisi dipisahkan dengan kelompoknya, lantas apa yang dialami Syait, panitia enggan menjelaskan. Alasannya hal itu menjadi ranah penyidik di kepolisian, bukan menjadi hal untuk dikonsumsi media.
Wildan menambahkan, setelah malamnya sudah dilakukan cek kesehatan, peserta diarahkan ke materi survival. Logistik yang dibawa dititipkan ke panitia sebagai mekanisme mengikuti materi survival. Peserta hanya boleh bawa air 1 jeriken, dan peralatan masak serta garam dan benda tajam untuk memotong.
Setelah itu peserta diarahkan mencari makanan yg ada di sekitar area survival.
"Sebelumnya juga sudah mendapatkan materi di kelas tentang flora fauna yang bisa dimakan ketika dalam kondisi mendesak. Peserta membangun field camp yang sudah ditentukan. Kami juga berikan batasan kepada para peserta dalam mencari makanan untuk survive," tandasnya.
Sementara itu jarak basecamp panitia ke lokasi survival sekitar 1,5 kilommeter tapi medannya berat.
"Dalam survival kami ingatkan peserta selalu membuat api unggun. Mereka makan tiga kali sehari, memakan makanan dari alam," imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
9 nama AHWA Muktamar ke-35 NU terpilih dari 4.703 suara. Mereka akan menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode berikutnya.
Bayern Muenchen ditahan Schalke 0-0 di Veltins-Arena. Harry Kane, Olise dan Musiala gagal membawa Die Roten meraih kemenangan.
33 penerbangan terdampak abu vulkanik Anak Krakatau. Operasional Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara hingga 09.30 WIB.
Inter Milan bangkit dari ketertinggalan dua gol dan menang 3-2 atas Napoli berkat dua gol Lautaro Martinez.
Erling Haaland mencetak gol kemenangan Manchester City atas Coventry City. City menang 1-0 dan sempurna di tiga laga awal Premier League.
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mencapai Bogor. Erupsi masih berlangsung dan warga Banten-Lampung diminta waspada tanpa panik.