Gunungkidul Dapat Rp8 Miliar, Ini Rencana Penggunaannya
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
Ujian kompetensi guru Gunungkidul siap digelar.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sedikitnya 8.851 guru di Gunungkidul akan melaksanakan Uji Kompetensi Guru yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Rencananya uji kompentensi ini dilakukan mulai 9-21 November 2015.
Sekretaris Disdikpora Gunungkidul Bahron Rosyid mengatakan ujian ini tidak hanya untuk guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil. Namun guru-guru yang non-PNS juga akan dilibatkan dalam kegiatan ini.
“Guru yang ada hampir mencapai 10.000an orang, tapi untuk UKG saat ini baru bisa diberikan untuk 8.851 guru,” kata Bahron saat dihubungi wartawan, Kamis (5/11/2015).
Dia menjelaskan, UKG yang dilakukan bertujuan sebagai bentuk penyegaran untuk melihat sejauh mana para guru berkompeten dengan mata pelajaran yang diampunya. Kegiatan ini juga bukan sebagai bagian dalam upaya memeroleh tunjangan sertifikasi guru.
“Teknis penyelenggaraan diikut guru dari tingkat TK hingga SMA/SKM. Harapannya dengan UKG kualitas guru juga bisa semakin meningkat,” tutur mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah ini.
Rencananya kegiatan UKG akan dilakukan mulai 9-11 November, dan dilaksanakan di 13 tempat. Adapun model ujian yang dilakukan dengan sistem komputerisasi. Dalam tes ini, diharapkan para guru mampu meraih nilai minimal 5,5 sesuai dengan target yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Akan kita usahakan. Di tes UKG yang lalu [2014] rata-rata nilai yang diperoleh guruh masih di bawah rata-rata nasional,” ungkap Bahron.
Terpisah, salah seorang guru SD di Kecamatan Playen, Anik Istiani mengaku awalnya merasa resah dengan adanya UKG tersebut. Rumor yang berkembang sangat simpang siur dan ada informasi jika kegiataan ini bisa berpengaruh terhadap penerimaan sertifikasi. “Ternyata ini hanya isu saja. setelah mendapatkan penjelasan ternyata UKG hanya sebagai kegiatan penyegaran kemampuan guru di bidangnya masing-masing,” kata Anik, kemarin.
Usai mendapatkan penjelasan ini, dia juga mengaku siap untuk menjalani uji kompetisi itu. Diakuinya, dengan pola baru ini, profesionalitas guru sangat dituntut, sehingga apa yang disampaikan siswa bisa diterima dengan mudah dan ujung-ujungnya bisa meningkatkan mutu pendidikan yang ada. “Kalau seperti ini, saya tidak takut-takut lagi untuk tes UKG,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
BPJS Ketenagakerjaan menargetkan kepesertaan pekerja informal mencapai 20% pada 2026 melalui strategi 3R dan penguatan literasi jaminan sosial.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya, berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 29 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 29 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Tujuh tim dance terbaik siap bertarung di Grand Final Komix Herbal POTEK Dance Fest 2026 di Prambanan, Jogja, 30 Agustus.