7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Siswa SMA Negeri 1 Solo mengerjakan soal ujian tertulis saat mengikuti Ujian Nasional (UN) menggunakan kertas atau paper based test (PBT), Selasa (14/4/2015). Sebanyak 13.597 siswa yang terdiri atas 5.802 pelajar SMA dan 7.795 pelajar SMK di Kota Solo mengikuti UN 2015 baik berbasis komputer maupun manual. (Reza Fitriyanto/JIBI/Solopos)
Hasil UN 2015, siswa diimbau memakai pakaian adat.
Harianjogja.com, BANTUL-Secara resmi pengumuman Ujian Nasional (UN) SMA sederajat dilakukan Jumat (15/5/2015) pagi. Adapun siswa diimbau memakai pakaian adat.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah Atas (Dikmentas), Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal (Dikmenof) Kabupaten Bantul, Suhirman menyatakan secara resmi pengumuman akan disampaikan oleh pihaknya pagi ini (15/5/2015). Sementara untuk teknis pengumumannya, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak masing-masing sekolah.
Beberapa hari yang lalu, pihaknya sudah mengirimkan surat edaran kepada pihak sekolah terkait larangan konvoi dan corat-coret bajusekolah saat merayakan kelulusan. Ia menghimbau kepada pihak sekolah agar mengadakan wisuda kelulusan secara formal dengan mengenakan pakaian adat Jawa.
"Selain itu, kami juga menghimbau sekolah untuk mengadakan bakti sosial. Intinya jangan sampai saat pengumuman tidak
ada siswa kelas XII yang di jalan," tegasnya, Kamis (14/5/2015).
Senada, Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Kulonprogo mengeluarkan edaran kepada seluruh SMA/SMK sederajat mengenai larangan konvoi dan corat-coret seragam pada pengumuman kelulusan, Jumat (15/5/2015). Antisipasinya, semua siswa dan guru diminta mengenakan pakaian adat jawa. Imbauan tersebut berlaku bagi sekolah negeri maupun swasta.
“Ini demi mendukung Jogja istimewa. Besok [Jumat] mereka sudah berpakaian jawa sejak pagi. Siswa juga tidak boleh konvoi. Pengumuman kelulusan bersamaan dengan penyerahan siswa kepada orang tua,” kata Kepala Dindik Kulonprogo, Sumarsana, Kamis (14/5/2015).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Dokter menjelaskan kesemutan, baal, dan rasa seperti tersetrum bisa menjadi gejala awal gangguan saraf tepi.
Kemenkes memastikan alat medis esensial tersedia di rumah sakit lapangan Nagekeo pascagempa NTT pada 15 Agustus 2026.
Kejahatan jalanan Sleman Januari-Juli 2026 tetap 10 kasus, tetapi perkara senjata tajam naik 75 persen dibandingkan periode yang sama 2025
Ketika Kulkas Tak Lagi Sekadar Tempat Menyimpan Makanan, AQUA Elektronik Hadirkan AQR-CSE696RSV(SL)
Gempa M5,7 mengguncang Manggarai, NTT, Kamis pagi. BMKG mencatat 3.394 gempa susulan Flores hingga pukul 05.00 WIB.