Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Harianjogja.com, BANTUL-Sesuai Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2014, dari total kursi yang tersedia pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2014, 10% diperuntukan siswa dari keluarga miskin.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) Bantul Mudiyana mengatakan pendaftaran PPDB di Bantul bagi calon siswa nanti sebanyak 10.826. Pendaftaran siswa baru dari keluarga miskin dimulai hari pertama 23-25 Juni 2014. Pendaftaran reguler dibuka 3-5 Juli 2014.
Pendaftaran siswa baru bagi keluarga miskin, kata dia, merupakan kebijakan memprioritaskan keluarga miskin. Setidaknya, 10% kursi yang tersedia diperuntukan siswa dari keluarga miskin.
“Itu juga sudah diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2014 yang harus dilaksankan,” imbuh Mudiyana.
Pendaftaran siswa didik baru dari latar belakang keluarga miskin wajib menyertakan Kartu Pengendali Sosial (KPS) dan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai bukti mereka keluarga tidak mampu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.