NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Ilustrasi ujian tulis SBMPTN. (JIBI/Solopos/antara)
Harianjogja.com, JOGJA- Tahun ini, pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) ada yang berbeda.
Koordinator Humas SBMPTN Panitia Lokal (Panlok) 45 Jogja Anwar Efendi menjelaskan ada beberapa konsep realisasi yang berubah dalam tata cara pelaksanaan SBMPTN 2014 ini. Perubahan yang terjadi dia yakni justru akan semakin memberikan kemudahan bagi calon peserta.
"Salah satu perubahannnya, jika tahun lalu harus bayar pendaftaran ke bank dulu, kali ini bisa mendaftar online dulu, baru ke bank. Selanjutnya dari bank nanti memperoleh kode akses untuk memilih tiga program studi pilihan," jelasnya, Kamis (8/5/2014).
Tahun ini, pelaksanaan ujian tertulis juga dirampingkan menjadi satu hari. Berbeda dengan SBMPTN tahun-tahun sebelumnya yang memakan waktu sampai dua hari pelaksanaan.
Teknisnya, tes kemampuan dan potensi akademik untuk program Soshum dan Saintek dilakukan pagi hari secara bersamaan. Siangnya, dilanjutkan tes kemampuan dasar (TKD) Soshum dan Saintek. Dengan pemangkasan waktu pelaksanaan ujian ini, akan banyak efisiensi tenaga kepada peserta tes. Biaya operasional pelaksanaan juga bisa dihemat.
"Yang memilih program Soshum atau Saintek cukup sampai siang hari. Kecuali bagi program campuran harus sampai sore karena harus mengerjakan TKD Soshum dan Saintek," papar Anwar.
Ujian akan berlangsung 17 Juni mendatang. Sementara program yang membutuhkan ujian tambahan seperti seni rupa dan olahraga, ujian keterampilan akan dilakukan esok harinya.
Selanjutnya Anwar menginformasikan, pendaftaran SBMPTN sudah bisa diakses mulai Senin (12/5) mendatang. Kendati belum ada pengumuman hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) SMA, langkah itu merupakan terobosan untuk memudahkan upaya tertib saat pendaftaran. Batas waktu terakhir pendaftaran 6 Juni nanti.
"Kami laksanakan lebih awal agar lulusan tahun-tahun sebelumnya bisa lebih awal mengakses sehingga tidak terjadi penumpukan pendaftar yang bisa membuat sistem online terganggu," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China menewaskan 919 orang. Sebanyak 4.793 lainnya masih hilang, termasuk 853 warga asing.
Stok beras Bulog Banyumas mencapai 76.000 ton setara beras dan dipastikan aman hingga Maret 2027.
DPRD Bantul mengingatkan keberadaan PSEL bukan alasan warga meningkatkan produksi sampah. Pengurangan dari sumber tetap harus dilakukan.
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Lomba wiru jarik dan permainan dakon digelar di Balai Budaya Tamanmartani, Sleman, Senin (31/8/2026).