Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia beberapa waktu lalu membawa cerita tidak terlupakan bagi Tom Gembus, siswa SMA kelas XI di Kulonprogo.
Ceritanya, Gembus terpilih sebagai pengibar bendera mewakili sekolahnya ke tingkat kecamatan. Maklum saja, selain karena postur tubuh Gembus yang tinggi dan good looking, dia juga sudah biasa bertugas di sekolahnya
Upacara pun dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.
Gembus bertugas sebagai penali bendera Merah Putih. Ketika sampai di depan tiang, dengan cekatan Gembus dan John Koplo, sang pengerek bendera segera menunaikan tugasnya. Setelah selesai menali, Gembus pun membentangkan bendera dan berkata, ”bendera siap”, sebagai tanda untuk segera dikerek.
Namun yang terjadi, seluruh peserta upacara ramai berbisik-bisik dan tidak ada suara dari komandan upacara untuk memberi penghormatan. “Mbus, benderane keliru warnane. Kowe salah pasang,” ujar Koplo.
Kontan wajah Gembus jadi abang ireng setelah melihat bendera yang dia pasang. “Astaga”, ungkap gembus segera membetulkan bendera yang salah.
Setelah upacara selesai…“Mbus, mbus, pantes saja komandan upacara gak ngomong-ngomong, lha wong kamu salah masang benderanya,” ledek Koplo sambil ngguyu cekikikan.
Eny Puri
Kulonprogo
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.
PLN siagakan 45.000 personel dan cadangan daya 9 GW untuk mengamankan kelistrikan nasional saat HUT ke-81 RI.
Dua desainer kebaya dari DIY lolos tingkat regional Fatmawati Trophy 2026 dan akan bersaing di tingkat nasional di Bali pada Oktober 2026.
Gempa NTT M7,7 membuat lebih dari 5.000 warga mengungsi. Tiga kabupaten menetapkan status tanggap dan siaga darurat.
Gebyar Fest 81 Bank Jateng melibatkan 1.100 debitur dengan penyaluran kredit Rp279 miliar serta 453 booth UMKM.