Harga Oli Pertamina Naik 17 Persen, Ini Penyebabnya
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
JAKARTA-Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku menunggu undangan resmi dari Partai Demokrat (PD) terkait soal pencalonannya sebagai calon presiden 2014 dari partai tersebut.
Gita mengaku dirinya siap jika diusung sebagai calon presiden periode 2014-2019 mendatang. Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu juga siap mengikuti proses yang perlu dilalui untuk menjadi capres.
Hanya saja, Gita masih menanti undangan resmi dari partai penguasa pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.
"Umpamanya diundang secara resmi saya siap," ujarnya ketika ditemui di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/5).
Gita termasuk salah satu sosok yang disurvei oleh Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) tentang tokoh-tokoh yang mendekati ideal sebagai calon presiden Indonesia mendatang pada awal bulan ini. Dari rentang skor 0 - 1, Gita memperoleh skor 0,75.
LPI menilai kriteria ideal berdasarkan beberapa indikator kualitatif seperti, ideologi, rekam jejak, latar belakang sosial ekonomi, serta kepribadian.
"Kecenderungan ideal tersebut bisa berubah tergantung pada aktivitas figur yang bersangkutan," kata Direktur LPI, Boni Hargens, belum lama ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Guru Besar UGM Prof. Priyono Suryanto mendorong tiga transformasi penanganan karhutla, dari respons krisis menuju penjagaan hutan berkelanjutan.
BMKG mencatat 11.869 titik panas di Kaltim pada 1-21 Agustus 2026 dan meminta penguatan mitigasi karhutla menjelang puncak panas.
DPRD Sleman menyoroti pencairan dana JPS yang dinilai perlu dipercepat. Dinsos Sleman mulai menyederhanakan tahapan permohonan bantuan
Iran mengubah doktrin militer dari defensif menjadi ofensif setelah konflik dengan AS dan Israel, dengan respons serangan berskala besar.