KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
JAKARTA--Badan Intelejen Negara menyatakan kaliber senjata yang digunakan dalam serangan ke Lapas Cebongan, Sleman bukan standar TNI.
Kepala BIN Marciano mengatakan senjata yang digunakan dalam serangan yang menewaskan 4 tahanan tersebut berkaliber 7,62 milimeter. Kaliber tersebut, jelasnya, sudah tidak digunakan dalam standar persenjataan TNI.
"Kan kemarin sudah dikatakan itu adalah kaliber 7,62. Kita cek, setahu saya itu sudah bukan standar TNI lagi," katanya di Istana Merdeka, Senin (25/3/2013).
Dia mengatakan saat ini BIN mendukung penuh dan menunggu hasil penyelidikan kepolisian mengenai peristiwa tersebut. BIN juga menolak wacana mengenai keterlibatan anggota TNI sebelum ada hasil penyelidikan.
"Kalau menduga kan bisa saja tetapi itu harus dibuktikan melalui suatu proses yang dilakukan oleh pihak terkait. Kita pada prinsipnya mendukung kepolisian untuk melakukan proses itu," kata Marciano.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Pertamina kembali mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui Pertamina SMEXPO 2026 Regional Jogja.
Ganjar Pranowo membagikan momen bertemu Anies Baswedan dan Fery Farhati di Jogja dengan suasana santai dan penuh guyonan.
PSS Sleman tak mengambil libur selama jeda internasional. Pieter Huistra menggenjot fisik pemain dan membenahi setiap lini.
Cuaca panas menjadi tantangan 64 tim KMHE 2026 di Unej karena memengaruhi performa mesin, kelistrikan, ban, hingga baterai kendaraan.
Pangkogabwilhan III menyebut dua pimpinan OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Aifat, Maybrat, Papua Barat Daya.