Penembakan 3 Pemuda NTT Hanya Hoax

Senin, 25 Maret 2013 12:49 WIB
Penembakan 3 Pemuda NTT Hanya Hoax

JAKARTA -- Kabar penembakan terhadap 3 pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di daerag Glodok, jakarta hanyalah hoax atau isu belaka.

hal ini ditegaskan Polsek Metro Tamansari, Jakarta Barat. POlsek memastikan tidak ada peristiwa penembakan terhadap tiga orang pemuda asal Nusa Tenggara Timur di daerah Glodok.

“Tidak benar informasi itu,” kata Kepala Polsek Metro Tamansari, Ajun Komisaris Besar Polisi Maolana saat dihubungi di Jakarta, Senin (25/3/2013).

Maolana mengatakan pihaknya telah mengecek informasi tersebut ke lokasi kejadian, namun tidak ada peristiwa penembakan yang bersifat provokatif tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi juga memastikan informasi penembakan tersebut tidak benar.

Sebelumnya, beredar informasi melalui pesan singkat (Blackberry Message) yang menyebutkan telah terjadi penembakan terhadap tiga pemuda NTT yang dilakukan orang tidak dikenal di dalam Gedung Pasar Jaya Glodok Lantai 5, Senin (25/3/2013) sekitar pukul 05.30 WIB.

Pesan singkat itu menyebutkan ketiga orang korban penembakan, yakni Bobby Ngebu (Boby), Fandy Djira (Fany) dan Ayub Manafe (Pabea).

Pengirim pesan tidak bertanggung jawab itu menyatakan ketiga korban ditembak orang misterius setelah pulang dari Golden Crown Club, Jakarta Barat. Korban, lanjut pesan tersebut, ditemukan karyawan di depan mobil Alphard bernomor polisi B-1267-CF milik Mikel Deru asal NTT.

Berdasarkan cerita itu, para korban diikuti sepasang mobil “Blazer” warna hitam yang tidak memasang plat nomor polisi, usai mengikuti aksi bakar lilin di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2013) sore, menuju Crown.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online