KORUPSI SIMULATOR: Anas: Kalau SIM Saya Tahu, Tapi Tak Pakai Simulator

Jum'at, 15 Maret 2013 11:57 WIB
KORUPSI SIMULATOR: Anas: Kalau SIM Saya Tahu, Tapi Tak Pakai Simulator

http://images.harianjogja.com/2013/03/anas11.jpg" alt="" width="259" height="194" />JAKARTA -- Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang dipanggil KPK hari ini, Jumat (15/3/2013) atas kasus korupsi http://www.harianjogja.com/baca/2013/03/14/anas-urbaningrum-warga-twitter-tunggu-tuah-jumat-keramat-387881">Simulator SIM Polri mengaku tak tahu menahu soal proyek tersebut.

"Saya tidak tahu mengapa saya dijadikan saksi," ujar Anas saat tiba di gedung KPK.

Pemanggilan Anas itu berdasarkan informasi dari mantan Bendahara Demokrat Muhamad Nazaruddin yang menginformasikan ada keterlibatan Anas dalam kasus itu.

Mantan Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu menuturkan tidak tahun apa dan bagaimana tentang pengadaan alat simulator SIM di Korlantas Polri.

"Yang saya tahu adalah SIM [Surat Izin Mengemudi], kalau SIM saya tahu, karena saya pernah ujian SIM dan dapat SIM."

Namun, ujian SIM yang pernah dijalaninya itu, katanya, tidak menggunakan alat simulator, tetapi ujian biasa.

Saat ditanya soal pertemuan dirinya dengan Irjen Pol. Djoko Susilo, Anas tidak memberikan penjelasan, karena langsung masuk ke gedung KPK. "Selebihnya nanti akan saya sampaikan setelah selesai pemeriksaan."

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online