PILKADA SUMATRA UTARA: Megawati Imbau Peredaran uang Diawasi

Minggu, 03 Maret 2013 18:50 WIB
PILKADA SUMATRA UTARA: Megawati Imbau Peredaran uang Diawasi

MEDAN -- Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan masyarakat Sumatra Utara untuk menghindari dan mengawasi permainan uang pada pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Provinsi Sumatra Utara pada 7 Maret 2013.

Hari pemilihan sudah semakin dekat, kata Megawati Seokarnoputri, mulai besok masyarakat harus berhati-hati, karena besok, Senin 4 Maret sudah memasuki masa tenang hingga menjelang Pemilukada 7 Maret 2013.

"Di masa tenang itulah yang harus diwaspadai. Karena sebenarnya itu bukan hari tenang, tapi itu adalah saat-saat bagi mereka [pasangan calon lainnya] untuk menebar uang, menusuki surat suara dan tidak memberikan kartu pemilih kepada warga," ujar Megawati dalam orasi politiknya di Kampanye Effendi Simbolon-Jumiran Abdi di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (3/3/2013).

Megawati yang hadir sebagai juru kampanye pada kegiatan kampanye putaran terakhir pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sumatra Utara Effendi Simbolon-Jumiran Abdi menegaskan pasangan Effendi Simbolon-Jumiran Abdi adalah yang terbaik di antara semua calon.

Sekarang ini, menurut Megawati, rakyat tidak menyadari, karena selalu silau jika ada pilkada, sebab di masa pilkada itulah kesempatan rakyat untuk mendapat uang. "Tapi rakyat tidak memikirkan, dari mana uang diberikan kepada mereka itu didapat oleh pasangan tersebut," ujarnya.

Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang adalah daerah yang sangat berdekatan, sebut Megawati, maka rakyat harus berhati-hati dengan daerah yang bersebelahan, sebab di daerah abu-abu itu (bersebelahan/perbatasan) kecurangan dilakukan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online